Sabtu, 25 April 2026

Kota Bogor

Emping Jengkol Kampung Labirin, Penganan Khas Kota Bogor yang Wajib Dicoba

Jadi Sentra Emping Jengkol Khas Kota Bogor, Kampung Labirin Diresmikan Bima Arya Sebagai Kampung Berseri Astra

Penulis: Cahya Nugraha | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Nurtati dan Ernawati, pengrajin emping jengkol di Kampung Labirin, Jalan Kb Jukut, Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BOGOR- Kota Bogor banyak sekali menyimpan berbagai macam tempat menarik untuk dikunjungi.

 

Biasanya, masyarakat dari luar wilayah Kota Bogor maupun masyarakat Bogor sendiri mengunjungi berbagai macam tempat wisata untuk menghabiskan waktu akhir pekannya.

 

Tapi perlu diingat bahwa Kota Bogor tidak hanya memiliki tempat wisata, ada juga wisata kuliner yang wajib dikunjungi.

 

Salah satunya ada di Kampung Labirin.

Kampung yang berlokasi Jalan Kb Jukut, Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat ini menawarkan berbagai macam tempat wisata sekaligus wisata kuliner yang dimilikinya.

Emping jengkol salah satu kuliner yang wajib dicoba bila berkunjung ke kampung Labirin.

 

Pembuatnya ada dua orang, yaitu Nurtati dan Ernawati.

 

Mereka merupakan pembuat emping jengkol di kampung labirin, tidak hanya melihat proses produksiknya saja, masyarakat yang berkunjung juga diperbolehkan untuk terlibat langsung dalam proses pembuatannya.

 

Proses pembuatanya terbilang cukup sederhana, jengkol yang sudah direbus selama 4 jam, kemudian ditumbuk di atas batu besar lalu selanjutnya dijemur di bawah sinar matahari.

 

"Dikupas dulu untuk selanjutnya direbus selama 4 jam baru ditumbuk pake batu, untuk dijemur," ucap Nurtati.

Baca juga: Forum Generasi Berencana Gelar Pembinaan, Ini Pesan Muhammad Idris Buat Anak-anak Muda Kota Depok

Baca juga: Korban Rudapaksa WNA Surati Kapolda Metro Jaya, Minta Pelaku Ditangkap Sebelum Kabur ke Cina

Lamanya proses penjemuran, Nurtati menerangkan bahwa itu semua tergantung dari panasnya matahari.

 

Dalam sehari di kampung labirin dapat membuat 600 lembar emping jengkol.

 

"Sehari untuk satu orang bisa 300 lembar, kalo berdua jadi 600," ucap Nurtati saat ditemui wartawan wartakotalive.com

 

"Proses rebus hingga penumbukan itu dimulai jam 08.00 WIB- 14.00 WIB," tambahnya.

 

Kemudian, Nurtati menjelaskan bahwa produksi emping jengkol di kampung labirin tidak pernah lebih dari 600 lembar.

 

"Sebenarnya bisa lebih kalo sampai sore, cuma nanti udah engga ada waktu untuk jemurnya karena sinar matahari udah minim panasnya," kata Nurtati.

 

Setelah semua proses tersebut nantinya emping jengkol akan dijual kering seharga Rp. 1500 untuk satu lembarnya," ungkap Nurtati

 

Perlu diketahui bahwa Kampung Labirin berdiri sejak 1 Desember 2018.

Diresmikan oleh Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto dan Wakil Ketua Yayasan Astra Honda Motor (YAHM), Ahmad Muhibbuddin.

 

Kampung ini menjadi salah satu kampung tematik dan kampung berseri Astra (KBA) di Kota Bogor yang terus dikembangkan menjadi kampung destinasi wisata budaya dan wisata air.

 

Sesuai dengan namanya, kampung ini memiliki banyak gang yang rata-rata lebarnya sekitar 2 meter.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved