Senin, 11 Mei 2026

Kriminalitas

Pemerintah Tak Lakukan Penutupan Permanen, GP Ansor Ancam Bakal Kembali Sweeping Holywings

Pemerintah Tak Lakukan Penutupan Permanen, GP Ansor Ancam Bakal Kembali Sweeping Holywings

Tayang:
Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Poster promo Holywings 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - GP Ansor mendatang Holywings Club V kawasan Gatot Subroto, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan pada Jumat (24/6/2022) malam.

 

Selain melakukan penyampaikan pendapat secara damai, pihak GP Ansor juga melakukan penyegelan terhadap tempat hiburan malam tersebut.

 

Wakil Ketua Umum GP Ansor, Sofyan mengayakan, pihaknya akan rapat bersama ketua umum untuk membahas berapa lamanya penyegelan Holywings tersebut.

 

"Setelah itu kami akan menyampakan statemen berapa lamanya. Kalau ini tidak ditutup kami akan datang kembali," ujarnya Sabtu (25/6/2022).

Ia mengancam akam membawa massa lagi apabila Pemerintah dan aparat penegak hukum tidak melakukan penutupan permanen.

 

Sebab, ia tidak mau ada lagi tempat hiburan malam yang melakukan penistaan agama dengan mempromosikan minuman tersebut.

 

"Iya kalau tidak ada itikad baik dan menjamin tidak akan terjadi kembali kami terpaksa harus melakukan ini (geruduk lagi)," tuturnya.

Baca juga: Sweeping Holywings, GP Ansor Tuntut Manajemen Sampaikan Permohonan Maaf

Baca juga: Holywings Catut Nama Muhammad dan Maria, Ariza : Ini Menjadi koreksi!

Sebelumnya, GP Ansor sempat mendatangi Holywings Club V di kawasan Gatot Subroto, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan pada Jumat (24/6/2022) malam.

 

Wakil Ketua Umum GP Ansor, Sofyan mengatakan, kedatangannya ke sana melalukan aksi damai untuk menyampaikan tuntutan kepada pihak Holywings dan aparat kepolisian.

 

Dalam tuntutannya, Sofyan mengaku ingin menjaga kondusifitas wilayah DKI Jakarta agar tidak ada permusuhan dengan ujaran kebencian.

 

"Jangan sampai ada suatu hal yang mampu menyulut api permusuhan ujaran kebencian yang menyebabkan kita pecah," jelasnya Sabtu (25/6/2022) dini hari.

 

Ia berharap, pihak managemen Holywings mendapat hidayah paska viralnya postingan minuman gratis untuk pemilik nama Muhammad dan Maria.

 

Sebab, promosi yang dilakukan oleh Holywings ini sudah membuat kegaduhan karena menistakan nama agama tertentu.

 

"Kami datang ke sini tidak mau membuat onar makanya kami datang dengan salam damai," ucap Sofyan.

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved