Selasa, 2 Juni 2026

ONE Championship

Elipitua Siregar Targetkan Segera Tanding Lagi di ONE Championship Usai Cekik Robin Catalan

Juara gulat nasional ini pun berharap bisa kembali tanding di pentas global ONE Championship dalam waktu dekat.

Tayang:
Editor: Umar Widodo
onefc.com
Elipitua Siregar berhasil mengalahkan Robin Catalan petarung MMA asal Filipina pada laga ONE 157 yang berlangsung 20 Mei lalu. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Atlet MMA Indonesia Elipitua Siregar siap untuk kembali berlaga di ONE Championship usai meraih kemenangan penting dalam kariernya pada 20 Mei lalu.

Saat itu, petarung berdarah batak tersebut mampu mengalahkan Robin Catalan, petarung MMA asal Filipina, lewat kuncian Anaconda choke pada ronde pertama laga ONE 157.

Kemenangan tersebut berperan penting dalam mengembalikan kepercayaan diri petarung berjuluk “The Magician” tersebut usai menderita kekalahan pada Januari lalu.

Meladeni sang veteran dari Filipina, Elipitua tetap setia pada permainan gulatnya dan bersabar dalam melancarkan serangan demi membawa Robin Catalan ke atas kanvas.

Tak disangka, Elipitua berhasil membelit sang lawan dan lanjut mengeksekusi jurus pemungkas pada menit 2:58 ronde pembuka.

Atlet kelahiran Medan ini tak menyangka bisa menang cepat. Apalagi lawannya sudah lebih banyak mengenyam pengalaman dan pernah mengalahkan dua atlet MMA Indonesia, Adrian Mattheis dan Stefer Rahardian.

"Saya mengiranya dia (Robin) punya kemampuan ground dan grappling yang lumayan. Enggak menyangka bisa buat dia tap dan menyerah. Saya juga tidak menyangka dia bisa kena (kuncian) secepat itu," ujar Elipitua.

"Awalnya saya prediksi akan kesulitan dan bakal menang submission di dua atau tiga," imbuhnya.

Elipitua Siregar (atas) mengunci pergerakan dari Robin Catalan pada ajang ONE 157 yang berlangsungsung di Singapore Indoor Stadium
Elipitua Siregar (atas) mengunci pergerakan dari Robin Catalan pada ajang ONE 157 yang berlangsungsung di Singapore Indoor Stadium (onefc.com)

Kemenangan tersebut merupakan yang kelima dalam karier Elipitua di ONE. Yang istimewa, semua raihan tersebut diraih lewat penyelesaian dengan empat di antaranya lewat kuncian dan satu melalui TKO.

Dua kekalahannya pun terjadi pada ronde ketiga masing-masing lewat kuncian dari Liu Peng Shuai dan TKO dari Senzo Ikeda. Artinya, ia tak pernah berlaga hingga detik terakhir untuk mendapat penilaian dari juri.

Baca juga: Petchmorakot Petchyindee Sukses Pertahankan Gelar, Elipitua Siregar Kunci Robin Catalan

Kemenangan atas Robin Catalan juga jadi pembalasan atas kekalahan dua rekan senegaranya dalam laga sebelumnya. Dengan hasil ini, asa Elipitua untuk menembus peringkat resmi ONE Championship kembali terbuka.

Meski demikian, ia tidak merasa jemawa dan menganggap jika jalan menuju rangking teratas masih jauh.

“Masih banyak kompetitor kuat lain di divisi saya (strawweight). Bahkan sekarang masuk 10 besar pun sepertinya belum,” ujar pria 26 tahun ini.

Elipitua Siregar saat menghadapi petarung asal Jepang Senzo Ikeda pada laga di ONE Championship
Elipitua Siregar saat menghadapi petarung asal Jepang Senzo Ikeda pada laga di ONE Championship (onefc.com)


Ingin Aktif Berlaga Tahun Ini

Dengan rasa percaya diri yang meningkat serta kemampuan yang terus terasah, karier Elipitua di ONE bisa semakin bersinar.

Saat ini, divisi strawweight memang semakin berkembang dengan kehadiran berbagai bintang yang tengah naik daun seperti petarung Amerika Serikat, Jarred Brooks, dan atlet asal Afrika Selatan, Bokang Masunyane.

Hal ini menjadi motivasi tersendiri bagi Elipitua untuk semakin mempertajam kemampuannya baik dalam pertarungan atas maupun bawah.

Baca juga: Laga ONE 157, Elipitua Siregar akan Hadapi Robin Catalan Petarung Filipina

Juara gulat nasional ini pun berharap bisa kembali tanding di pentas global ONE Championship dalam waktu dekat.

"Kalau saya sama pelatih harapannya ingin sekali lagi bertanding tahun ini. Itu pun kalau (kesempatannya) ada," harapnya.

Perihal lawan yang ingin dilawan selanjutnya, Elipitua mengaku tak neko-neko. Sebelum bertemu lawan dari jajaran elite, ia ingin menjajal lawan yang selevel dengannya lebih dulu.

"Lawan yang satu rekor dengan saya dulu saja. Saya kan baru tujuh kali main," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved