Berita Nasional

Hari Pertama Jadi Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan Langsung Sidak Pasar Cibubur

Hari Pertama Jadi Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan Langsung Sidak Pasar Cibubur

Editor: Dwi Rizki
Instagram @zul.hasan
Menteri Perdagangan Republik Indonesia Zulkifli Hasan melakukan inspeksi ke Pasar Cibubur, Jakarta Timur pada Rabu (15/6/2022) 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan resmi menjabat sebagai Menteri Perdagangan Republik Indonesia menggantikan Muhammad Lutfi.

 

Pria yang karib disapa Zulhas ini dilantik Presiden Jokowi di Istana Negara, Gambir, Jakarta Pusat pada Rabu (15/6/2022).

 

Melalui akun Instagram resminya @zul.hasan, ia membagikan momen hari pertamanya bekerja dengan langsung melaksanakan sidak ke Pasar Cibubur, Jakarta Timur.

 

"Hari pertama bertugas sebagai Mendag, saya langsung sidak ke pasar. Mengecek harga-harga bahan pokok dan mendengarkan langsung keluh kesah para pedagang dan pembeli," ucap @zul.hasan, Kamis (16/6/2022).

Menurutnya, sebelum rapat-rapat, saat ini justru yang terpenting untuk mendengarkan langsung keluhan pedagang dan masyarakat pembeli.

 

"Harga-harga bahan pokok harus segera kita kendalikan dan cari solusinya. Kasihan rakyat," tambah ayah dari Zita Anjani ini.

Baca juga: Viral - Bukan Berdoa, Makam Eril Malah Jadi Spot Selfie Emak-Emak, Warganet Geram

Baca juga: Ditanya Zulkifli Soal Kesiapan Jadi Calon Presiden 2024, Sandiaga Uno : Siap!

Pria kelahiran Lampung ini juga menegaskan Kementerian Perdagangan harus menjadi yang paling depan mengatur prinsip keadilan dalam perdagangan. Atur regulasinya supaya adil. Pedagang dan pembeli harus jujur, seimbang, saling memberikan maslahat satu sama lain. Pembelinya bahagia. Pedagang bahagia.

 

"Kita perlu mulai bicara prinsip keadilan perdagangan. Bukan sekadar berpikir ekonomi, untung-rugi, angka-angka. Di negara-negara maju, kurang banyak apa ahli ekonomi, ahli perdagangan, tetapi tetap tetap menghadapi masalah ekonomi, termasuk inflasi yang tinggi. Karena melupakan prinsip keadilan. Indonesia ini harus mengedepankan prinsip keadilan, orientasinya untuk kesejahteraan rakyat, pemerataan," jelas dia.

 

"Kita mulai dari sini. Saya ingin pedagang bahagia. Pembeli bahagia. Adil. Saling memberikan kebaikan satu sama lain," tutup dia.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved