Selasa, 21 April 2026

Indonesia Open

Dokter Octaviani Tim Medis PBSI Beberkan Penyebab Saraf Kejepit yang Dialami Praveen Jordan

Menurut Dokter Octaviani, saraf kejepit pada bagian tulang belakang yang dialami Praveen bisa karena gerakan mendadak yang kerap dilakukan Praveen

Editor: Umar Widodo
Tribunnews/Abdul Majid
Tim medis yang kerap menangani atlet bulu tangkis Indonesia, dokter Octaviani saat menjelaskan penyebab sakit saraf kejepit yang dialami Praveen Jordan di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (16/6/2022). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA – Dokter yang kerap menangani atlet bulu tangkis Indonesia, dokter Octaviani menjelaskan penyebab sakit saraf kejepit yang dialami Praveen Jordan.

Menurut Dokter Octaviani, saraf kejepit pada bagian tulang belakang yang dialami Praveen bisa karena gerakan mendadak yang kerap dilakukan Praveen sebagai pebulutangkis.

Tak hanya itu, meningkatnya berat badan juga jadi salah satu faktor penyebab.

“Penyebabnya banyak ya, yang pasti karena dia atlet maka gerakan-gerakan tertentu yang salah juga pasti memicu,” kata dokter Octaviani di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (16/6/2022).

“Kemudian tekanan-tekanan juga, lalu Jordan juga sempat berat badannya meningkat, itu juga pengaruh. Cuma menurut saya dia lebih kegerakanya. Gerakan mendadak yang terlalu cepat tanpa ia sadari, bisa berdampak ke sarafnya,” jelasnya.

Dokter Octaviani sejauh ini masih belum bisa memastikan berapa lama Praveen akan menepi.

Hanya saja menurutnya bila sakit yang dialami Praveen dirasa parah, pilihan operasi bisa saja dilakukan.

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti 005
Ganda campuran Indonesia Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti terpaksa mundur di babak 16 besar Indonesia Open 2022 karena Praveen Jordan mengalami cedera saraf kejepit

“Tidak ada jangka waktu yang pasti. Tergantung dari fisik atletnya sendiri karena saraf tidak seperti otot, bisa kembali normal lagi. Kalau saraf itu nggak, jadi yang terbaik memang harus rest dulu,” ujar dokter Octaviani.

“Kalau memang sampai terlalu menekan dan sakitnya tidak bisa ditahan lagi, bisa dioperasi. itu pilihan terakhir,” jelasnya.

Sementara itu, pelatih Praveen/Melati, Vita Marissa mengatakan sakit yang dialami Praveen memang sudah dirasa ketika tampil pada Kejuaraan Asia lalu.

Baca juga: Praveen/Melati Masih Banyak yang Harus Disiapkan Sebelum Tur Eropa 2022 Maret Mendatang

Baca juga: PB Djarum Fokus Benahi Sikap Melati Praveen/Melati, Fung Permadi: Mereka Harus Hormati Pelatih 

Kemudian kondisi Praveen dirasa lebih baik sehingga turun di Indonesia Masters 2022 pekan lalu dan kandas pada babak kedua.

Hari ini, Praveen/Melati yang dijadwalkan tampil pada babak kedua Indonesia Open 2022 menghadapi wakil Malaysia. Akan tetapi pada pagi hari, Praveen merasakan sakit kembali pada tulang punggungnya.

“Tadi pagi dia bilang mulai terasa, mau jalan saja sakit. Jadi untuk keamanannya saya memutuskan lebih baik tarik mundur saja,” kata Vita Marissa.

 

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved