Polsek Kelapa Gading Ungkap Modus Penipuan dengan Sasaran Kantor Penukaran Mata Uang Asing 

Pelaku meminta pihak money changer agar melakukan transaksi di luar kantor dengan dalih akan membayarnya menggunakan cek.

Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: Umar Widodo
Warta Kota/M Rifqi Ibnumasy 
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Wibowo merilis barang bukti dan pelaku dengan inisial HW (52) atau Ko Hen yang melancarkan aksinya dengan berpura-pura akan menukarkan uang ke sejumlah money changer.  

Laporan wartawan wartakotalive.com, M Rifqi Ibnumasy 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Polsek Kelapa Gading berhasil menangkap pelaku penipuan dengan sasaran kantor penukaran mata uang asing atau money changer. 

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Wibowo menyebut,  pelaku dengan inisial HW (52) atau Ko Hen ini melancarkan aksinya dengan berpura-pura akan menukarkan uang ke sejumlah money changer. 

Namun, pelaku meminta pihak money changer agar melakukan transaksi di luar kantor dengan dalih akan membayarnya menggunakan cek.

Penipu Money Changer 2
Barang bukti uang pecahan 1000 dolar Singapura yang disita dari tersangka penipu money changer di Kelapa Gading

"Pelaku meyakinkan cek yang dimiliki ini adalah cek berisi dan mengarahkan (pihak money changer) mengambil pada petugas tertentu dan bank tertentu,"  ungkap Kombes Wibowo di Polres Metro Jakarta Utara,  Senin (13/6/2022).

Setelah pihak money changer ingin mencairkan cek yang diberikan pelaku, ternyata cek tersebut kosong dan tidak berlaku.

Baca juga: Warga Depok Diminta Waspada Aksi Penipuan Modus Minta Sumbangan Pakai Nama Pejabat Pemkot Depok

Baca juga: Medina Zein Jatuh Sakit Usai Dituding Melakukan Penipuan Kepada Uya Kuya dan Denise Chariesta

Atas laporan dari salah satu kantor money changer, Polsek Metro Kelapa Gading memburu pelaku dan menangkapnya di wilayah Tangerang, Banten pada Minggu (5/6/2022).

Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa sejumlah buku rekening tabungan beserta kartu ATM, uang sejumlah Rp 57 juta dan 1000 USD dan beberapa alat bukti lainnya.

"Untuk pelaku akan kita kenakan dengan pasal 378 KUHP dengan ancaman pidana empat tahun penjara," ujar Kapolres Metro Jakarta Utara. (m38)

 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved