Kabupaten Bogor
Harga Eceran Tertinggi Dicabut, Harga Minyak Goreng Curah di Pasar Parung Turun
Rusman, pedagang sembako lainnya, mengaku harga minyak goreng curah memang mengalami penurunan sejak sepekan ini.
Penulis: Hironimus Rama | Editor: murtopo
Laporan Wartawan Wartakotalive.com Hironimus Rama
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PARUNG - Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng curah sebesar Rp 14.000 per kilogram (kg) dicabut oleh pemerintah pada 31 Mei lalu.
Pencabutan HET ini membuat harga minyak goreng curah di Pasar Parung, Kabupaten Bogor, sedikit turun.
"Sekarang saya jual Rp 15.500 per kg. Soalnya beli di agen Rp 14.000 per kg," kata Agam, pedagang sembako di Pasar Parung, Selasa (7/6/2022).
Menurut dia, harga minyak goreng curah mengalami penurunan setelah HET dicabut.
Baca juga: Harga Cabe dan Bawang Merah di Pasar Parung Bogor Naik, Bawang Putih Turun
"Minggu lalu masih dijual Rp 18.000 per kg karena kita beli di agen Rp 16.000 per kg," tuturnya.
Sementara minyak goreng kemasan dijual oleh Agam dengan harga Rp 21.000 per liter.
"Minyak goreng kemasan belum normal, masih dijual Rp 21.000 per liter," imbuhnya.
Rusman, pedagang sembako lainnya, mengaku harga minyak goreng curah memang mengalami penurunan sejak sepekan ini.
Baca juga: Harga Pakar Naik, Harga Telur di Pasar Parung Bogor Melambung Tinggi
"Iya, harga turun. Sekarang dijual Rp 15.600 per kg," jelasnya.
Dua pekan lalu, lanjut dia, minyak goreng curah masih tinggi harganya.
"Saya masih jual Rp 25.000 per kg dua pekan lalu. Harga belinya Rp 23.500 per kg," papar Rustam.
Dia berharap harga minyak goreng curah ini diturunkan lagi agar lebih terjangkau masyarakat.
"Semoga bisa turun. Kalau lihat di agen, stoknya sih masih banyak," tutur Rustam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Rustam-27-pedagang-sembako-di-Pasar-Parung-sedang-mengemas-minyak-goreng-curah.jpg)