Indonesia Masters
Juara All England 2022, Bagas/Fikri Tidak Sesumbar Soal Target di Indonesia Masters
Bagas/Fikri menilai meski Indonesia Masters hanya masuk BWF Super 500, para atlet yang ikut serta di dalamnya dipastikan mempunyai kualitas mumpuni
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA – Juara BWF World Tour Super 1000 All England 2022 dari sektor ganda putra, Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana tak ingin bicara terlalu jauh soal prestasi pada Indonesia Masters yang bergulir 7 -12 Juni mendatang di Istora Senayan, Jakarta.
Bagas/Fikri menilai meski Indonesia Masters hanya masuk BWF Super 500, para atlet yang ikut serta di dalamnya dipastikan mempunyai kualitas mumpuni.
Untuk itu, Bagas/Fikri hanya ingin fokus per pertandingan saja.
“Indonesia Masters tidak mudah juga sih karena kan sekarang super 500, 750 atau 1000 kualita pemainnya sama saja,” kata Fikri setelah mengikuti acara peresmian ofisial broadcaster Indonesia Masters dan Open di iNews Tower, Senin (30/5/2022).
“Ya pemain di sini rata semua. Kami tidak target juara dulu, kami mau mainnya step by step dan tampil semaksimal mungkin di lapangan,” ujar Bagas.
Lebih lanjut, Fikri mengatakan selain dari pebulutangkis luar negeri persaingan juga bakal datang dari rekan setimnya.
Seperti diketahui, pada ajang ini Indonesia menurunkan enam wakil lainnya pada sektor ganda putra.
Baca juga: Bagas/Fikri Bertemu Fajar/Rian Perebutkan Tiket Final Korea Open 2022
Baca juga: Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri Juara All England 2022 Kalahkan The Daddies
Keenam ganda putra lainnya yakni Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, dan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani.
“Ya, sebetulnya kami sebelum lawan dari pemain luar negeri, pemain-pemain di sini juga kuat ya baik di pelatnas maupun di luar pelatnas tidak ada yang mudah untuk dikalahkan,” ujar Fikri.
“Kalau pemain Indonesian kan kami sering latihan bersama sudah tahu polanya tapi kalau pemain luar tidak tahu polanya seperti apa, apalagi kalau pertama ketemu, kita tidak tahu paling kita cuma pelajari dari video saja,” jelas Bagas.
Pada babak pertama atau 32 besar, Bagas/Fikri langsung menghadapi Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani yang kini sudah tak lagi menghuni pelatnas PBSI.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/MuhammadShohibul-FikriBagas-Maulana1.jpg)