Kecamatan Limo

Ketua PCNU Kota Depok Pencetus Halal Bihalal Pendiri NU, Muslimat NU Depok Perkuat Silaturahmi

Ketua PCNU Kota Depok Ustadz Achmad Solechan sebut salah satu pencetus hahal bihalal pendiri NU.Muslimat NU Depok gelar halal bihalal.

Penulis: dodi hasanuddin | Editor: dodi hasanuddin
Istimewa
Ketua PCNU Kota Depok Pencetus Halal Bihalal Pendiri NU, Muslimat NU Depok Perkuat Silaturahmi. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, LIMO - Muslimat NU Depok gelar halal bihalal, Ketua PCNU Kota Depok sebut salah satu pencetusnya pendiri NU.

Pimpinan Cabang Muslimat NU Kota Depok menggelar acara Halal Bihalal dan Silaturahmi Pimpinan Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama Kota Depok bersama PAC Muslimat NU se-Kota Depok yang dihadiri ratusan jamaah.

Halal Bihalal digelar Gedung Al-Azhari Tower, Grogol, Limo, kemarin.

Baca juga: Gol A Gong: Penduduk Indonesia 273 Juta Jiwa, Jumlah Buku 28 Juta yang Punya Ponsel 370 Juta Unit

Suasana khusyuk dan penuh kebahagiaan terpancar dari semua jamaah.

"Momen Halal Bihalal adalah momentum mempererat tali persaudaraan atau silaturahmi. Tentu, ini merupakan suatu kebahagiaan setelah tidak bertemu selama ramadhan dan selepas Hari Raya Idul Fitri,"ujar Ketua PC Muslimat NU Kota Depok Ustadzah Siti Luluk Muflihah.

"Halal Bihalal sebagai ajang konsolidasi internal dan penguatan Muslimat NU Kota Depok," tambahnya.

Menurut Siti Luluk, selama ini Muslimat NU lebih dikenal dengan pembinaan di Majelis Taklim atau pengajian.

Sudah banyak program yang telah dijalankan. Seperti dibidang pendidikan, sosial, kesehatan lainnya.

"Dengan semangat halal bi halal ini menjadi semangat baru dalam berkiprah di Muslimat NU Depok. Tentunya, untuk kemaslahatan umat dan turut serta membangun masyarakat Depok agar lebih maju,"harapnya.

Hal senada diutarakan Ketua PCNU Kota Depok Ust. Achmad Solechan, M.Si.

Baca juga: Jenderal Dudung Abdurrahman ke Pasar Anyar Kota Bogor Perintahkan Cari Agen Minyak Goreng Nakal

Ia mengapresiasi kegiatan halal bi halal. Sebab, halal bi halal merupakan tradisi keagamaan yang hanya dijumpai di Indonesia.

Pencetus tradisi ini adalah salah satunya pendiri NU yakni KH. Wahab Hasbullah.

"Tradisi halal bi halal yang digelar setelah Idul Fitri dari NU dan meluas dilaksanakan secara umum di Indonesia. Momentum ini sebagai ajang penguatan internal organisasi. Kita berharap Muslimat NU Depok bisa terus berkhidmat untuk umat dan bagi kemaslahatan masyarakat Depok," ujarnya.

Narasumber KH. Zulfa Mustofa mengungkapkan bahwa salah satu ciri NU tidak mudah mengkafirkan orang.

Ia mencontohkan keberhasilan dakwah Wali Songo dengan menunjukkan kelembutan dan kedamaian Islam. Dirinya menambahkan, menghormati tradisi atau adat istiadat.

"Salah satu ciri NU itu diantaranya: tawazun, tawasut, itu adalah toleran atau menghargai perbedaan. Untuk itu, NU organisasi besar yang sampai saat ini tetap eksis," paparnya.

Dalam kesempatan tersebut, dihadiri juga Ketua PCNU Kota Depok Ust. Achmad Solechan, Rois Syuriah NU Depok KH. Syihabuddin Ahmad, jajaran Pengurus Mulimat NU Depok, Fatayat, IPNU, IPPNU Depok dan lainnya.

Acara diisi dengan rangkain pembacaan zikir, tahlil, sholawat, sambutan-sambutan, tausiyah dan doa penutup oleh KH. Zainuddin Maksum Ali.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved