Berita Jakarta

Pesan Kapolda Fadil Imran ke 28 Kapolsek Baru: Lakukan Pencegahan Sebelum Ada Kejadian

Kapolda Metro Jaya berharap Kapolsek yang baru dilantik bisa melakukan pencegahan sebelum ada kejadian.

Editor: murtopo
Warta Kota
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran usai melantik 28 Kapolsek di BPMJ Selasa (24/5/2022). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Miftahul Munir

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, SEMANGGI - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran melantik 28 Kapolsek baru di wilayah hukumnya dengan harapan dapat melakukan pencegahan tindak pidana dan kejahatan jalanan.

Fadil mengaku, dirinya jarang melakukan serah terima jabatan Kapolsek baru di Polda Metro Jaya.

"Saya ingin memastikan bahwa orang-orang yang saya pilih sebagai Kapolsek memahami apa mau saya," ujarnya di gedung Balai Pertemuan Metro Jaya, Selasa (24/5/2022).

Jenderal bintang dua ini melanjutkan, selama ini para pemimpin keinginannya hanya melakukan penangkapan saja kepada pelaku kejahatan krimimal atau narkoba.

Baca juga: Rolling Kapolsek Besar-besaran, Kapolda Metro Jaya : Ingin Memastikan Mereka Memahami Apa Mau Saya

Namun pria kelahiran Agustus 1968 ini justru berharap Kapolsek yang baru dilantik bisa melakukan pencegahan sebelum ada kejadian.

"Jangan ada tawuran, jangan ada begal, jangan ada kampung narkoba," tutur mantan Kapolda Jawa Timur.

Lelaki dua anak ini menambahkan, rotasi ini juga melibatkan anggota dari reserse kriminal dan narkoba.

Sehingga mereka yang selama ini hanya tahu melakukan penyelidikan serta penangkapan kini anggota tersebut dapat merasakan ngopi bareng tukang ojek dan masyarakat lain.

Kemudian anggota itu juga akan merasakan menghadapi pelajar yang sering bolos sekolah dan ditemukan disejumlah tempat.

"Jadi sekarang lebih baik menyelesaikan masalah sebelum mereka jadi masalah," tegas pria berseragam polisi jenderal bintang dua.

Mantan Kapolres Metro Jakarta Barat ini mengaku, memilih Kapolsek baru dan dilantik hari ini tentu dengan beberapa keriteria dan penilaian.

Karena Fadil selama ini memerhatikan anggotanya dan ketika dinilao cekatan dan memiliki pengetahuan maka dipilih.

"Supaya mereka tahu masyarakat, mungkin selama ini dia di reserse, pakai dasi, ngetik, nangkap maling, demikian juga yang di lalu lintas tadi saya sampaikan point-pointnya," ucap Fadil.(m26)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved