Berita UI

Menteri Kesehatan Minta Ahli FKUI Bahas Hepatitis Akut, Ini Penjelasan Dekan FKUI Prof Ari Fahrial

Ini penjelasan Dekan FKUI Prof Ari Fahrial. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin minta ahli FKUI bahas Hepatitis Akut

Penulis: dodi hasanuddin | Editor: dodi hasanuddin
Dok. Humas dan KIP UI
Menteri Kesehatan Minta Ahli FKUI Bahas Hepatitis Akut, Ini Penjelasan Dekan FKUI Prof Ari Fahrial 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PANCORAN MAS - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin minta ahli FKUI bahas Hepatitis Akut, Ini penjelasan Dekan FKUI Prof Ari Fahrial.

Akhir-akhir ini dunia digegerkan oleh kemunculan kasus Hepatitis Akut Berat yang belum diketahui penyebabnya.

Kasus ini memiliki gejala serupa dengan Hepatitis, tetapi tidak disebabkan virus yang sama dengan Hepatitis. World Health Organization (WHO) menetapkan kasus ini sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) pada 12 April 2022.

Baca juga: Inilah Cara Ampuh Melancarkan Aliran Darah ke Organ Vital Pria, Istri Senang

Sebanyak 15 kasus suspek teridentifikasi di Indonesia per 10 Mei 2022. Dari 15 kasus tersebut, spesimen 7 kasus diterima laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia–Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo (FKUI–RSCM) sebagai upaya untuk mencari solusi penanganan.

Continuing Medical Education (CME) FKUI mengajak tenaga kesehatan dan health enthusiast untuk membahas kasus ini pada webinar “Infeksi Emerging: Hepatitis Akut Berat yang Belum Diketahui Penyebabnya”, pada Kamis (12/5/2022).

Webinar yang diselenggarakan melalui Zoom dan YouTube @cmefkui ini menghadirkan tiga narasumber, yaitu Guru Besar yang juga merupakan Dokter Spesialis Anak Sub Spesialis Gastro-Hepatologi FKUI–RSCM, Prof. Dr. dr. Hanifah Oswari, SpA(K).

Baca juga: Tanah Longsor di Cijeruk Telan Empat Nyawa, Komisi III DPRD Kabupaten Bogor Minta Usut Tuntas

Lalu, Spesialis Mikrobiologi FKUI, Dr. dr. Budiman Bela, SpMK(K); dan dosen Departemen Ilmu Kedokteran Komunitas FKUI, Dr. dr. Retno Asti Werdhani, M.Epid.

“Penyakit ini pertama kali muncul di Eropa. Berdasarkan data terakhir, saat ini Hepatitis Akut telah menyebar di 20 negara. Saya mendapat kontak dari Menteri Kesehatan yang meminta bebeberapa ahli dari FKUI untuk membahas kasus ini," kata Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB selaku Dekan FKUI

"Terima kasih kepada CME FKUI yang merespons cepat dengan menyelenggarakan webinar ini sehingga informasi terkait Hepatitis Akut bisa segera disebarluaskan, khususnya bagi para dokter dan tenaga kesehatan agar dapat mengedukasi masyarakat,” tambahnya.

Dengan mengacu pada data WHO, Prof. Hanifah menyampaikan, saat ini belum diketahui cara untuk memastikan pasien yang mengidap penyakit Hepatitis Akut Berat.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved