Kabupaten Bogor

Korban Tanah Longsor Cijeruk, Duduh Pergi untuk Selamanya Tinggalkan Isteri dan 3 Anaknya

"Anak-anak sempat melihat ayahnya berjuang merangkak dari puing-puing longsoran. Tetapi lama-kelamaan langkahnya berat dan akhirnya tertimbun,

Penulis: Hironimus Rama | Editor: murtopo
Tribunnewsdepok.com/Hironimus Rama
Anak-anak Duduh, korban tanah longsor di Cijeruk, Bogor, bermain di rumah salh satu kerabat di Kampung Pasir Pogor, Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor pada Minggu (22/5/2022) sore. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com Hironimus Rama

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIJERUK - Duduh (34), menjadi salah satu korban dalam bencana tanah longsor yang terjadi di Kampung Pasir Pogor, Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor pada Sabtu (21/5/2022) sore.

Dia meregang nyawa setelah tertimpa material longsoran tebing dan bangunan rumahnya yang ambruk.

Fitri (32), istri Duduh, mengisahkan bahwa suaminya baru saja pulang kerja saat bencana itu terjadi.

"Dia baru pulang kerja dan memarkirkan sepeda motor. Begitu masuk rumah, tembok tebing tiba-tiba ambruk," kata Fitri, Minggu (22/5/2022) sore.

Baca juga: Tebing Longsor di Cijeruk Milik Vila 88, Polisi Lakukan Penyelidikan

Seperti istri dan ketiga anaknya, Duduh berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke arah dapur.

Namun karena lokasi tempat dia berdiri dekat dengan tebing yang longsor maka Duduh tertimpa material dan meninggal dunia.

"Anak-anak sempat melihat ayahnya berjuang merangkak dari puing-puing longsoran. Tetapi lama-kelamaan langkahnya berat dan akhirnya tertimbun banyak material," tutur Fitri.

Baca juga: Kisah Ibu Hamil di Cijeruk Bogor yang Selamat dari Himpitan Material Tanah Longsor

Fitri dan ketiga anaknya berhasil selamat karena mereka berada di dalam rumah saat bencana terjadi.

Begitu tembok tebing longsor, dia lari ke dapur dengan membawa tiga anaknya.

Dia mendekap ketiga anaknya saat reruntuhan material dan rumah jatuh menimpa tubuh mereka.

Beruntung Fitri dan tiga anak buah cintanya dengan Duduh cepat ditolong warga sehingga selamat dari musibah ini.

"Tak lama setelah tebing longsor, warga berdatangan mengevakuasi kami," papar Fitri.

Baca juga: Camat Cijeruk Sebut Pemilik Vila yang Tembok Penahan Tebingnya Longsor adalah Warga Jakarta

Dia mengaku tidak merasakan firasat apa-apa sebelum musibah ini terjadi.

"Tidak ada firasat. Tetapi memang ada suasana yang beda dalam beberapa hari ini. Anak-anak kayaknya sering kangenin ayah mereka," pungkas Fitri.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved