Kisah Inspiratif
Silat Betawi Tersohor Hingga ke Negeri Cina, Eki Si Pitung Dapat Tantangan Duel dari Shaolin
Silat Betawi Tersohor Hingga ke Negeri Cina, Eki Si Pitung Dapat Tantangan Duel dari Perguruan Kungfu Shaolin
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Jawara Betawi Muhammad Rifky atau yang dikenal dengan Eki Pitung ternyata pernah hampir duel dengan perguruan Kung Fu Shaolin di China.
Ketua Umum Ikatan Silat Betawi Indonesia (ISBI) Jaya itu mengungkapkan, sejumlah anggota Kung Fu itu sempat sengaja bertandang ke Jakarta untuk bertemu dengannya.
Saat itu, sebuah perguruan Kung Fu bertemu dengannya dan mengajak para pesilat Betawi untuk bertandang ke China dalam sebuah perayaan.
Mereka meminta para pesilat betawi memperkenalkan Pencak Silat Betawi yang dikagumi para pegiat Kung Fu tersebut.
Tawaran itu datang pada tahun 2019 sebelum pandemi Covid-19.
Sebanyak 50 pesilat Betawi pun sudah bersiap dan berlatih selama empat bulan untuk duel dengan para pelaku Kung Fu Shaolin itu.
Mereka juga sudah mendapatkan dukungan dari Dinas Pariwisata DKI Jakarta untuk pergi ke China. Persiapan sudah dilakukan selama empat bulan lamanya.
Namun, saat Desember 2019 tersiar kabar Wuhan, Hubei, China ditutup karena ada virus baru yang menyebar.
“Di situ saya sudah firasat sepertinya acara battle Kung Fu Shaolin dan Silat Betawi hampir batal,” ujar Eki ditemui di kediamannya di kawasan Kelapa Dua, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (19/5/2022).
Benar saja, di bulan yang ditentukan berangkat ke China pada Mei 2020, Indonesia menerapkan PSBB karena penyebaran virus Covid-19.
Baca juga: Tetangga Ungkap Neneng Lebih Cantik Dibandingkan Dini Nurdiani, Selingkuhan Suami yang Dibunuhnya
Baca juga: Kesaksian Pembunuh Ceking Bikin Kaget, Turuti Keinginan Korban untuk Bangkitkan Ilmu Kanuragan
Akhirnya kata Eki, rencana tersebut terputus di tengah jalan dan belum tahu kejelasannya karena pandemi yang ternyata berlangsung bertahun-tahun lamanya.
Sampai saat ini Wakil Ketua Badan Musyawarah (Bamus) Betawi itu belum mendapatkan kabar lagi terkait rencana duel Silat Betawi dan Kung Fu Shaolin.
Ia berharap, saat pandemi selesai sepenuhnya baik di Indonesia dan China maka wacana itu bisa terwujud.
Sebelumnya Eki Pitung menerima piagam penghargaan dari UNESCO PBB karena kontribusinya melestarikan Pencak Silat. Penghargaan itu diserahkan oleh Presiden Silat Dunia, Mayjen (Purn) Eddie Marzuki Nalapraya, sebagai tokoh pelestari Silat Tradisi Betawi.
Dalam sambutannya, Babeh Eddie menjelaskan, piagam ini diberikan kepada Eki Pitung sebagai Tokoh Muda Betawi yang konsisten menjaga, merawat, dan mengembangkan seni budaya Betawi. Karena itu, seni budaya Betawi tetap eksis dan mampu menjadi daya tahan Suku Betawi dalam mempertahankan eksistensinya di kehidupan yang kosmopolitan.
“Sikap Eki Pitung yang konsisten dalam merawat budaya Betawi ini mudah-mudahan bisa memberikan inspirasi bagi banyak kalangan budayawan Betawi lainnya terutama dari kalangan muda Betawi,” kata Babeh Eddie usai memberikan penghargaan di Jalan Komplek Pertambangan, Kelapa Dua, Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Minggu (15/5/2022) petang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Eki-Si-Pitung-Dapat-Penghargaan-dari-UNESCO.jpg)