Pilkada Serentak

Pengalaman Boyong Anies dan Jokowi Menangkan Pilkada, Taufik Yakin Airin Jadi Gubernur DKI

Pengalaman Boyong Anies dan Jokowi Menangkan Pilkada-Pimpin Ibu Kota, Taufik Yakin Airin Jadi Gubernur DKI

Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Mohammad Taufik 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, KOJA - Bendahara Umum Pengurus Nahdlatul Ulama Wilayah (PWNU) DKI Jakarta Mohamad Taufik meyakini Airin Rachmi Diany bakal menjadi Gubernur DKI Jakarta tahun 2024 mendatang.

Hal ini belajar dari pengalaman sebelumnya ketika Taufik memboyong Joko Widodo dan Anies Baswedan sebelum menjadi Gubernur DKI pada 2012 dan 2017 lalu.

 

“InsyaAllah ini pertanda baik, dan biasanya kalau dimulai dari Jakrta Utara, itu dituntun dan jadi (Gubernur DKI),” ujar Taufik saat acara Halalbihalal di Kantor Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jakarta Utara, Koja, Minggu (15/5/2022).

Taufik mengaku, pernah membawa Jokowi saat kampanye Pilkada DKI pada 2012 silam dan hasilnya Jokowi menang dari rivalnya Fauzi Bowo.

Kemudian kisah itu terulang kembali ketika Taufik mengajak Anies untuk kampanye di Jakarta Utara pada 2017 lalu.

 

“Pak Anies kami mulai dari Jakarta Utara, dan Pak Jokowi kami tenteng dari Jakarta Utara. Jadi, saya bagian tukang nenteng nih, Pak Jokowi saya tenteng dan Pak Anies saya tenteng, nah mulainya dari Jakarta Utara,” katanya.

Baca juga: Langkah Airin Jajaki Pilkada DKI Jakarta Kian Mulus, PWNU Dukung-Doakan Gantikan Anies Baswedan

Baca juga: Hepatitis Akut Misterius Menghantui, Jangan Panik, Berikut Langkah Penanganan Pertamanya

Dalam kesempatan itu, Taufik berharap struktur NU di Jakarta semakin kuat dan solid. Apalagi cikal bakal kepengurusan NU berawal dari Jakarta Utara.

 

“Kami berharap bahwa struktur NU kuat karena Jakarta Utara lebih dulu dibanding wilayah Jakarta yang lain sampai pada tingkat RW,” ucapnya.

 

Selain itu, dia berharap kepada Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara dan Pemprov DKI Jakarta untuk memberikan perhatian besar kepada pengurus NU yang ada di tingkat Kecamatan.

Dia menyebut, sampai sekarang pengurus NU di tingkat kecamatan belum memiliki kantor atau sekretariat.

 

“Kecamatan-kecamatan harus punya tempat kumpul seperti tempat diskusi tentunya kantor. Nanti saya titip pak Kesbangpol Jakut, Pak Asisten Pemerintahan, ini saya masih jadi Wakil Ketua DPRD DKI loh, jadi beresin tuh pak, patungan sama saya nanti kita beresin,” kata Taufik berkelakar.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved