Idul Fitri

Empat Tips Mudik Aman & Nyaman Versi Kepala Cabang Tol Kanci-Pejagan, Nomor Satu & Dua Paling Utama

Empat Tips Mudik Aman & Nyaman Versi Kepala Cabang Tol Kanci-Pejagan, Nomor Satu & Dua Paling Utama

Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: Dwi Rizki
ISTIMEWA
Ilustrasi mudik lebaran 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Rekayasa lalu lintas (lalin) satu arah atau one way dan Ganjil Genap resmi diterapkan di KM 47 Tol Jakarta-Cikampek hingga KM 414 Tol Kalikangkung.

Rekayasa lalin one way ini dimulai pada Kamis (28/4/2022) dan direncanakan akan berakhir hingga Minggu (1/5/2022) pada pukul 07.00 WIB - 24.00 WIB. 

Terkait rekayasa lalin one way tersebut, Kepala Cabang Operasi Ruas Tol Kanci - Pejagan, Uum Jumadi memberikan beberapa himbauan bagi pemudik agar aman dan nyaman.

Berikut empat persiapan yang bisa pemudik lakukan saat rekayasa lalin one way:

  • Siapkan Fisik

Menurut Uum, saat rekayasa lalin one way, laju kendaraan di ruas jalan tol akan bergerak cepat. 

Oleh karena itu, fisik pengendara menjadi hal terpenting agar tidak kehilangan konsentrasi hingga menyebabkan kecelakaan.

"Fisik kita kalau tidak siap akan berbahaya saat mengendarai," ungkap Uum.

  • Siapkan Kendaraan

Selain dibutuhkan fisik sehat dan prima, Uum juga menekankan agar pemudik memperhatikan kelengkapan dan kelayakan kendaraan.

Di antaranya kondisi ban, rem, aki, radiator dan lainnya.

Jangan sampai saat kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi terjadi kecelakaan dikarenakan ban sudah gundul dan tak layak pakai. 

  • Perhatikan Saldo E-Money

Saat rekayasa lalin one way, laju kendaraan di ruas tol akan cepat.

Oleh karena itu, pemudik diimbau untuk memperhatikan saldo kartu e-toll atau e-money. 

Sehingga kekurangan saldo tidak menyebabkan macet hingga menghambat pemudik lainnya ketika melewati gerbang tol.

"Jangan sampai di gerbang toll pemudik lakukan top up kartu e-toll, tapi isilah saldo e-toll sebelum masuk tol atau di rest area," ujarnya. 

  • Perhatikan Jumlah BBM 

Pemudik juga perlu memperhatikan Bahan Bakar Minyak (BBM) pada kendaraan yang digunakan. 

Uum mengingatkan, jangan sampai pemudik kehabisan BBM di jalan hingga tak dapat dikemudikan.

"Hati-hati, kita menerapkan one way ini untuk memfasilitasi agar tidak ada hambatan. Berkendaralah dengan cerdas, aman, sehat, dan selamat," Ungkap Uum mengakhiri pembicaraan. 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved