Ramadan

Siswa SMP Lazuardi Depok Gelar Ramadan Creatif Projects, Ada Bagi Sembako dan Sanlat

Ada bagi sembako dan sanlat, siswa SMP Lazuardi Depok gelar Ramadan Creatif Projects. Penyelenggara siswa SMP Lazuardi.

Penulis: dodi hasanuddin | Editor: dodi hasanuddin
Istimewa
Siswa SMP Lazuardi Depok Gelar Ramadan Creatif Projects, Ada Bagi Sembako dan Sanlat. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, MARGONDA - Siswa SMP Lazuardi Depok Gelar Ramadan Creatif Projects, Ada Bagi Sembako dan Sanlat

Di bulan suci Ramadan kreativitas siswa terus dikembangkan dan diisi dengan nilai positif. Seperti pada SMP Lazuardi Depok yang mendorong siswa aktif dalam rangkaian kegiatan Ramadan.

"Kegiatan bakti sosial dengan berbagi sembako kepada masyarakat adalah puncak atau penutup rangkaian Ramadan. Bedanya, seluruh rangkaiannya dari para siswa,"ujar Kepala Sekolah SMP Lazuardi Depok, Irma Nurul Fatimah didampingi Ustadz Abdul Hakim, Kecamatan Beji, Kota Depok, kemarin.

Baca juga: Ngabuburit Kaji Budaya di Situ Pengasinan Depok, Kurang Harmonis Pembangunan Infrastruktur dan SDM

Irma mengatakan, dalam kegiatan pesantren kilat OSIS sebagai penyelenggaranya. Mulai dari mengundang narasumber, jadwal, sampai pembagian juz.

Bahkan, anak-anak juga menunjukkan bakat atau kemampuannya melalui Ramadhan Creatif Projects.

"Misalnya ada anak yang punya kemampuan untuk menulis buku digital. Maka dia akan membagikan kemampuannya secara online dengan mengundang siswa dari sekolah lain,"katanya.

Ia menambahkan, para siswa tampak antusias dalam semua rangkaian acara.

Misalnya, mendengar langsung narasumber yang menjalankan puasa di luar negeri, seperti Jepang, Korea dan lainnya.

"Sama halnya dalam baksos kali ini sesuai target atau 210 paket sembako. Mereka yang bikin proposal dan mencari sponsor, tentunya atas bimbingan dari guru. Mulai dari mendata warga, membagikan kupon dan mendistribusikan. Mereka sangat aktif dan antusias. Sama halnya kegiatan santunan juga telah dilakukan," tuturnya.

Irma menyampaikan bahwa dalam pembagian sembako didistribusikan ke warga sekitar, karbit masjid, panti asuhan, dan para guru.

"Kita berharap momentum ini bisa menumbuhkan rasa empati antar sesama. Meneguhkan agama Islam Rahmatan Lil Alamin melalui menghargai orang lain dan peduli sesama,"paparnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved