Breaking News:

Metropolitan

Walau Tak Berstatus Ibu Kota, Jakarta Harus Naik Kelas-Jadi Sentra Ekonomi Kreatif Internasional

Tak Lagi Berstatus Ibu Kota Negara, Jakarta Harus Naik Kelas-Jadi Sentra Ekonomi Kreatif Internasional

Editor: Dwi Rizki
Warta Kota/Feryanto Hadi
Monumen Nasional (Monas) 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, MENTENG - Provinsi Jakarta dianggap harus naik kelas menjadi ekonomi kreatif internasional.

Hal ini pasca dipindahnya Ibu Kota Negara (IKN) dari Provinsi Jakarta ke Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur yang diputuskan pemerintah pusat.

 

Penjabat (Pj) Print Production Manager Tribun Kalimantan Timur, Fransina Luhukay mengatakan dengan kemajuan tekonologi informasi (TI) yang mumpuni, harusnya Jakarta dapat memposisikan diri sebagai Ibu Kota Ekonomi Kreatif Internasional.

Pasalnya, segala sesuatu sangat terbuka dan penyebarannya sangat cepat.

“Mestinya Jakarta itu naik kelas secara ekonomi, tidak hanya kembali ke sejarah. Tapi berikutnya seperti apa, ini kesempatan untuk Jakarta membuktikan eksistensi, bahwa Jakarta sebagai sentra ekonomi kreatif internasional,” kata Fransina pada Minggu (17/4/2022).

 

Fransina menyarankan, kepada Pemerintah DKI Jakarta untuk memetakan 17 sub sektor ekonomi kreatif yang ditetapkan Kementerian Parekraf RI berdasarkan kawasan.

Harapannya, wilayah Jakarta tidak mengalami mati suri jika IKN dipindah, karena 17 sub sektor ekonomi tetap tumbuh di semua wilayah.

Baca juga: Bangun Taman hingga JPO Ikonik, Pemprov DKI Rancang Pariwisata Urban 2022

Baca juga: Pemerintah Diminta Perbanyak Bioskop Rakyat Demi Pertahankan Jakarta Jadi Pusat Ekonomi Kreatif

“Dengan statusnya itu ditingkatkan, lalu ‘kelainan’ tadi bagi saya itu kelainan internasional. Jakarta Ibu Kota Ekonomi Kreatif Internasional, jadi semua standarnya naik,” ujarnya.

 

Dia meyakini, persoaalan di Jakarta terutama kemacetan yang selama ini menjadi momok pemerintah dapat tertangani jika pemerintah melakukan pemetaan.

Soalnya segala sesuatu nantinya tidak hanya tersentralisasi di suatu wilayah saja, seperti di kawasan Sudirman, Tanah Abang dan sebagainya, tetapi juga di daerah lain di Jakarta.

 

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved