SEA Games

Ketua NOC Indonesia Ingatkan Cabor Agar Tak Pecah Fokus, Kualifikasi Olimpiade Jadi Prioritas

SEA Games sendiri kini tak lagi jadi prioritas utama prestasi Indonesia atau dalam Desain Besar Olahraga Nasional disebutkan sebagai sasaran antara

Editor: Umar Widodo
Tribunnews/Abdul Majid
Ketua NOC Indonesia atau KOI, Raja Sapta Oktohari saat diwawancarai di kediamannya didaerah Pejaten, Jakarta, Minggu (17/4/2022). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA – Ketua National Olympic Committee (NOC) Indonesia, Raja Sapta Oktohari mengingatkan kepada seluruh cabang olahraga di Indonesia agar tetap fokus mengoptimalkan para atletnya tampil pada Kualifikasi Olimpiade 2024.

Hal itu ia katakan lantaran sempat adanya kegaduhan sebelum para atlet berangkat ke SEA Games Vietnam pada Mei mendatang.

Apalagi SEA Games sendiri kini tak lagi jadi prioritas utama prestasi Indonesia atau dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) disebutkan sebagai sasaran antara.

Untuk itu, ia meminta agar cabang olahraga tetap memprioritaskan atletnya berpeluang tampil di Olimpiade dengan mengikuti event-event yang masuk kualifikasi Olimpiade 2024.

Penghitungan Olimpiade 2024 atau kualifikasi sudah akan dimulai pada Juli mendatang.

“Kita tidak terjebak dengan event-event di luar sehingga fokus kita terpecah karena kita sibuk mengejar kuota atau keterlibatan dan kita lupa esensi dari kegiatan tersebut,” kata Okto di kediamannya, Jakarta, Minggu (18/4/2022).

“SEA games itu merupakan kegiatan regional sedangkan kegiatan di kontinental ada Asian Games. Asian Games sendiri ketika ditabrakkan dengan kegiatan yang fundamental seperti kualifikasi Olimpiade mengingat tahun 2022 ini sudah tahun kualifikasi Olimpiade, itu akan menjadi menantang untuk kita memilih mana yang jadi prioritas,” jelasnya.

Baca juga: Akhirnya Tim Reviu PPON Kemenpora Tegaskan Timnas Futsal Putra yang Berangkat ke SEA Games Vietnam

Baca juga: 14 Cabor Tidak Diberangkatkan ke SEA Games Vietnam Dengan Alasan Minim Prestasi

Okto pun menjelaskan cabor sepeda yang bulan September ada kegiatan di Asian Games namun secara bersamaan ada World Championship 2022 di Sydney.

Dalam keadaan tersebut, PB ISSI yang menaungi atlet sepeda menurutnya harus bisa memilih atlet-atletnya yang punya potensi ke Olimpiade harus dikirim ke World Championship karena penghitungan poin kualifikasinya sangat tinggi.

“Kalau nanti juga ada Asia Championship walaupun berbarengan Asian Games prioritasnya harus Asia Championship karena poin tertinggi dimulai dari World Championship kemudian Asia Championship sedangkan Asian Games dan SEA Games mau turun kalau ada nomor-nomor yang diperhitungan itu menjadi penting,”  pungkasnya.

 

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved