Sabtu, 18 April 2026

Mudik Lebaran

Mudik Lebaran 2022, Sebanyak 144.329 Personel Gabungan Disiagakan

Saat ini, ratusan ribu personel itu sudah turun ke lapangan. Mereka sudah melakukan survey, rapat koordinasi, dan pengecekan langsung di lapangan.

Editor: murtopo
Wartakotalive.com/Desy Selviany
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com Desy Selviany

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, SEMANGGI - Sebanyak 144.329 personel gabungan akan dikerahkan dalam pengamanan mudik lebaran 2022.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa penyiagaan personel itu berangkat dari lampu hijau yang diberikan oleh pemerintah untuk mudik di tengah pandemi Covid-19.

"Operasi ketupat tahun 2022 yang dlibatkan 144.329 personel, terdiri dari Mabes Polri, seluruh Polda, serta 70 ribu personel gabungan dari instasi terkait," tutur Listyo dalam rapat koordinasi di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (14/4/2022).

Saat ini, ratusan ribu personel itu sudah turun ke lapangan. Mereka sudah melakukan survey, rapat koordinasi, dan pengecekan langsung di lapangan.

Baca juga: Mudik Lebaran 2022, Pemkab Bogor Siapkan 18 Pospam

Rapat koordinasi dan pengecekan lapangan diikuti dari Korlantas dan Kementerian Perhubungan.

Rencananya, Jumat (14/5/2022) Polri akan melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi seperti Pelabuhan Merak, Pelabuhan Bakauheni, Pelabuhan Banyuwangi, dan Bali.

Titik itulah yang diduga akan menjadi wilayah kemacetan karena antrean penyeberangan saat mudik lebaran.

"Mulai besok kita melaksanakan kegiatan KRYD (kegiatan rutin yang ditingkatkan) seminggau sebelum masuk operasi dan seminggu setelah lakukan operasi. Lalu untuk struktur operasi sudah disiapkan di tingkat pusat dan daerah," bebernya.

Selain itu, Polri juga akan membangun posko-posko mudik mulai dari posko-posko pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu.

Baca juga: Pemprov Banten Siapkan Sejumlah Skenario Antisipasi Lonjakan Pemudik

Listyo juga meminta pengadaan gerai vaksin pada pos pengamanan dan pos pelayanan terpadu.

"Sehingga masyarakat yang akan mudik belum tersaring kegiatan vaksinasi kemudian bisa divaksinasi di pos-pos ini, kita harapkan bisa melaksanakan semaksimal mungkin," harapnya. (Des)

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved