Rabu, 6 Mei 2026

Ramadan

Jadwal Buka Puasa Ramadan Hari Ke-9, Senin 11 April 2022 untuk Depok dan Sekitarnya

Ramadan hari Ke-9, Senin 11 April 2022 jadwal buka puasa untuk Depok dan sekitarnya. Hal ini berdasarkan Kemenag.

Tayang:
Penulis: dodi hasanuddin | Editor: dodi hasanuddin
Pixabay
Jadwal Buka Puasa Ramadan Hari Ke-9, Senin 11 April 2022 untuk Depok dan Sekitarnya. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PANCORAN MAS - Jadwal buka puasa Ramadan hari Ke-9, Senin 11 April 2022 untuk Depok dan sekitarnya.

Bulan Ramadan sudah memasuki hari kesembilan pada Senin(11/4/2022).

Jadwal buka puasa Ramadan merupakan pedoman waktu sebagai pengingat untuk mempercepat kegiatan buka puasa bagi warga Depok dan sekitarnya.

Baca juga: Pedagang Pasar Citayam Bojonggede Prediksi Harga Daging Sapi Melonjak Pekan Depan

Seperti diketahui bahwa Pemerintah Indonesia telah menetapkan 1 Ramadan 1443 Hijriah jatuh pada Minggu (3/4/2022) ini.

Kementerian Agama telah merilis jadwal Imsakiyah Ramadan 2022 yang dapat diakses melalui situs Ditjen Bimas Islam.

Melalui situs bimasislam.kemenag.go.id ini masyarakat bisa mendapatkan informasi jadwal imsakiyah di wilayahnya dari 1 Ramadan hingga 30 Ramadan.

Waktu Berbuka Puasa

MAGRIB: 17:57

ISYA: 19:06

Doa Berbuka Puasa

Bagi kaum muslimin memboca doa berbuka puasa merupakan ajaran Nabi Muhammad SAW.

Ustadz Adi Hidayat menjelaskan, doa berbuka puasa lebih tepat dibaca saat waktu adzan berkumandang atau waktu berbuka tiba.

"Kita ambil salah satu yang jarang diperdebatkan hadist riwayat At-Tirmidzi nomor hadist 2357 riwayat sahabat Ibnu Omar," terang Ustadz Adi Hidayat dikutp dari kanal youtube Adi Hidayat Official.

Hadist tersebut adalah sebagai berikut:

ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ

'Dzahaba-zh Zama’u, Wabtalati-l ‘Uruuqu wa Tsabata-l Ajru, Insyaa Allah'

Artinya:

"Telah hilang dahaga, urat-urat telah basah, dan telah diraih pahala, insya Allah (jika Allah menghendaki)."

Dari hadist tersebut terdapat dua pendapat tentang cara makan dan berdoa bagi umat muslim.

Ustadz Adi Hidayat menguraikan, pendapat pertama mengacu pada arti dari hadist tersebut telah hilang dahaga, maka dapat diartikan minum terlebih dahulu kemudian membaca doa.

"Pada hal ini ada yang mengamalkan baca bismillah dulu, minum, baru membaca doa tersebut, kemudian dilanjutkan dengan mencicipi kurma dan makan makanan lainnya," ujarnya.

Pendapat kedua doa itu dibaca ketika berbuka sebelum minum dan makan, sebagaimana hal ini sebagai jaminan ketenangan yang diberikan Allah SWT.

Meski ada dua pendapat, Ustadz Adi Hidayat mengatakan tak ada yang perlu dipertentangkan. Dibaca sebelum dan sesudah bukan suatu masalah, asalkan membaca doa.

Baca juga: Cek Jalur Mudik, Kapolres Karawang Petakan Pembangunan Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan Mudik

Doa tersebut dikatakan Ustadz Adi Hidayat adalah doa pengantar, sebab bagi umat Islam yang berpuasa hendaknya memperbanyak doa.

"Berdasarkan hadis shahih, ada tiga golongan yang sulit ditolak doanya, di antaranya pemimpin yang adil, dan orang yang berpuasa, saat berbuka adalah saat mustajab untuk berdoa," ujarnya.

Ada dua pahala yang didapat orang berpuasa yakni mengabulkan doa yang dimohonkan dan diberikan pahala puasa saat tiba di akhirat.

Saat berbuka, senantiasa memanjatkan permohonan keberkahan, kesehatan, dan keselamatan bagi diri sendiri dan keluarga.

"Kalau dibahasa-arabkan kurang lebih Allaahummalakasumtu wabika amantu wa'aa rizkika aftortu birohmatika yaa arhamarra himiin begitu maknanya," papar Ustadz Adi Hidayat.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved