Cilodong Depok

Damkar Depok Evakuasi 67 Hewan Buas dari Rumah Warga, Ini Jenis Hewan Buasnya

67 hewan buas berhasil di evakuasi Damkar Depok dari rumah warga, Ular paling banyak.Ada yang ditemukan di bawah ranjang.

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: dodi hasanuddin
TribunnewsDepok.com/Vini Rizki Amelia
Damkar Depok Evakuasi 67 Hewan Buas dari Rumah Warga, Ini Jenis Hewan Buasnya. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, DEPOK - Damkar Depok evakuasi 67 hewan buas dari rumah warga, ini jenis hewan buasnya.

Hingga April ini Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok telah berhasil mengevakuasi puluhan ekor binatang buas yang merasuk ke rumah-rumah atau kawasan pemukiman warga.

Baca juga: Dishub DKI Jakarta Ancam Derek Kendaraan Pendemo Jika Halangi Jalan

Kepala Bidang Pengendalian Operasional Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Kabid DPKP) Kota Depok Welman mengatakan, dari puluhan hewan buas, paling banyak didominasi oleh ular.

"Total dari Januari hingga Maret 2022 ini kami sudah berhasil mengevakuasi 67 ekor hewan buas. Sedangkan dalam kurun satu minggu terakhir ini, kami sudah evakuasi 6 ekor ular di pemukiman warga," kata Welman saat dikonfirmasi TribunnewsDepok.com, Senin (11/4/2022).

Dari puluhan itu, Welman mengaku lokasi yang menjadi tempat persembunyian ular terletak di loteng atau plafon, septic tank, bahkan tempat tidur rumah warga.

Baca juga: Kapolres Karawang Pastikan Keamanan Pemudik Jalur Pantura Klari dan Kosambi Hingga ke Cikampek

Setelah berhasil dievakuasi, puluhan ular tersebut dikatakan Welman diamankan ke markas-markas Unit Pelaksana Teknis (UPT) DPKP Kota Depok.

"Nanti akan ada atau kita serahin ke komunitas reptil yang datang ke kita untuk mengambil ular atau hewan-hewan tersebut. Ada yang untuk dipelihara tapi ada juga yang di bawa ke kebun binatang atau dilepas ke habitatnya," tandas Welman.

Banyaknya hewan buas khususnya ular yang kerap ditemukan di pemukiman warga, dikatakan Welman disebabkan beberapa faktor, diantaranya perubahan habitat serta musim penghujan turut memengaruhi hewan melata ini.

"Kalau hujan itu kan rumahnya ular yang biasa hidup di pinggir sungai atau dekat kali jadi terganggu, kemudian mereka mencari lokasi-lokasi yang aman untuk di tempati," ujarnya.

Baca juga: Kebut Herd Immunity, Polda Metro Jaya Gelar Vaksinasi Booster di Depok

Perubahan habitat yang sekarang ini banyaknya rawa-rawa berubah menjadi pemukiman atau komplek perumahan turut dijadikan Welman sebagai penyebab banyaknya ular-ular yang ditemukan di pemukiman warga.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun ini DPKP Kota Depok dikatakan Welman lebih banyak mengevakuasi ular-ular dewasa yang bermukim di rumah-rumah warga.

"Tahun lalu kita evakuasi anak-anakan ular, ada juga yang masih jadi telur. Tapi tahun ini sampai sekarang kami belum menemukan telurnya, hanya ular dewasa saja yang kami temukan," katanya.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved