Berita Nasional
Palsukan Tanda Tangan, Jusuf Kalla Pecat Arief Rosyid dari Kepengurusan Dewan Masjid Indonesia
Palsukan Tanda Tangan, Jusuf Kalla Pecat Arief Rosyid dari Jabatan Ketua Departemen Ekonomi Dewan Masjid Indonesia
Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla memecat Arief Rosyid dari jabatan Ketua Departemen Ekonomi DMI.
Keputusan tegas tersebut diambil Jusuf Kalla lantaran Arief Rosyid telah memalsukan tanda tangannya dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DMI H Imam Addaruqutni dalam sebuah surat terkait agenda Undangan Kickoff Festival Ramadhan kepada Wakil Presiden Ma’ruf Amin.
Surat bernomor 060.III/SUP/PP-DMI/A/III/2022, berisi undangan kepada Wapres untuk menghadiri Festival Ramadhan serentak di seluruh Indonesia.
Kegiatannya, berupa Pameran UMKM, Kuliner Halal, Buka Puasa Bersama, dan Berbagai Kegiatan selama sebulan penuh Ramadhan.
Dalam surat tersebut disebutkan, bahwa Festival Ramadhan sendiri merupakan program Kolaborasi antara Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Bank Indonesia (BI), Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), Bank Syariah Indonesia (BSI), Dewan Masjid Indonesia (DMI), dan Masjid Istiqlal.
Dalam surat yang berisi tanda tangan palsu Ketum dan Sekjen DMI tersebut, rencananya akan digelar Festival Ramadhan yang dilaksanakan di Masjid Istiqlal, Gambir, Jakarta Pusat pada Senin, 4 April 2022.
Dalam surat itu juga disebutkan rencana Festival Ramadhan dan Peresmian Badan Usaha Milik Masjid yang merupakan kelanjutan dari bagian Program EMAS (Ekonomi Masjid) di ISEF 2021.
“Pak Ketum yang memutuskan dalam rapat,” ujar Sekjen DMI H Imam Addaruqutni dalam siaran tertulis pada Jumat (1/4/2022).
Pemecatan Arief Rosyid diungkapkan Imam dilakukan dalam rapat pleno yang digelar di Kantor DMI, Matraman, Jakarta Timur pada Jumat (1/4/2022).
Baca juga: Anies Baswedan Terbitkan Kepgub Soal Aturan Jam Kerja ASN selama Ramadan 2022, Simak Selengkapnya
Baca juga: Perhatian Buat Orangtua, PTM 100 Persen di Jakarta Kembali Digelar-Waktu Belajar Dibatasi 6 Jam
Rapat tersebut dipimpin langsung Jusuf Kalla, Wakil Ketua Umum DMI, H Syafruddin dan KH Masdar F Masudi serta dihadiri Ketua Bidang DMI, Wakil Sekjen DMI serta Bendahara Umum DMI.
Dalam rapat pleno tersebut diputuskan secara tegas Arif Rosyid dipecat dari kepengurusan DMI.
Posisi Arief Rosyid sendiri sudah digantikan oleh mantan Direktur BRI Asmawi Sam.
“Karena telah melanggar peraturan organisasi DMI dgn memalsukan tandatangan Ketua Umum dan Sekjen PP DMI serta stempel DMI dengan mengirim surat ke Wakil Presiden RI tanpa ijin dari Ketua Umum dan Sekjen PP DMI," ungkap Imam.
"Segala tindakan yang dilakukan oleh Arif Rosyid tidak boleh menggunakan atau membawa nama PP DMI lagi," tegasnya.
Lebih lanjut dipaparkannya, DMI tidak ikut serta dalam kegiatan Festival Ramadhan sebagaimana yang dimaksudkan dalam surat yang dipalsukan Arief Rosyid.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Jusuf-Kalla-dalam-rapat-pleno-Dewan-Masjid-Indonesia.jpg)