Fintech

Solusi Karyawan Terhindari dari Jeratan Pinjaman Online Ilegal dengan Gaji Instan atau EWA

Gaji instan atau EWA merupakan salah satu solusi karyawan terhindari dari jeratan pinjaman online ilegal.

Penulis: dodi hasanuddin | Editor: dodi hasanuddin
thinkstockphotos
Solusi Karyawan Terhindari dari Jeratan Pinjaman Online Ilegal dengan Gaji Instan atau EWA. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Solusi karyawan terhindari dari jeratan pinjaman online ilegal dengan gaji instan atau EWA.

Gaji instan atau EWA dihadirkan untuk menjaga kesejahteraaan pekerja apa lagi selama pandemi Covid-19.

Akibat pandemi Covid-19, banyak pekerja yang terjerat hutang pinjaman online.

Baca juga: Leluasa Beroperasi Tanpa Terdeteksi, Rupanya Ini Modus Pinjaman Online Ilegal untuk Kelabui Aparat

Perkembangan EWA di Indonesia sendiri saat ini masih tahap pengenalan dan sudah ada beberapa perusahaan EWA bermain di Indonesia, serta belum banyak perusahaan yang menerapkan sistem EWA.

GetPaid perusahaan asal Singapore berdiri sejak Mei 2021  sebagai salah satu perusahaan Fintech dalam bidang EWA yang sedang berkembang di Indonesia sejak November 2021, saat ini sudah bekerjasama dengan lebih dari 20 perusahaan di Indonesia.

"Harapan kami, tahun 2022 ini target kami bisa bekerjasama dengan 50 sampai 100 perusahaan di Indonesia," ujar Marketing Manager GetPaid, Oman Rahman.

Baca juga: Pelaku Pinjol Teror Nasabahnya dengan Foto yang Diedit Tak Berbusana Saat Menagih Pinjaman

Dengan sistem penggajian bulanan di Indonesia rata-rata pekerja banyak di antaranya menghadapi kesulitan finansial yang di sebabkan oleh pengeluaran tak terduga, cicilan bulanan, dan keperluan lainnya yang tidak bisa ditunda.

Sistem gaji instan ini diminati perusahaan untuk membantu para karyawan agar terhindar dari jebakan utang dan pinjaman online illegal serta beban bunga yang tinggi.

"Jangan khawatir ini tidak ada bunga, cicilan, biaya keterlambatan karena ini bukan pinjol." ujar Joses Tjohjono, Regional Managing Director GetPaid.

Gaji instan adalah fasilitas untuk mendapatkan gaji lebih awal dari sebelum tanggal gajian yang di tentukan oleh perusahaan.

gaji yang dapat diambil berdasarkan perhitungan berapa lama karyawan telah bekerja sebelum tanggal gajian.

Semakin banyak hari kerja yang telah di lalui semakin besar juga jumlah gaji yang bisa di tarik lebih awal sebelum tanggal gajian.

Baca juga: Imbau Warga Depok Jauhi Rentenir dan Pinjol, Imam Budi Hartono: Kalau Ada, Nanti Saya Jewer

Contoh pekerja telah bekerja selama setengah periode dari tanggal gaji yang telah di tentukan, artinya pekerja bisa mendapatkan gaji sejumlah yang sudah dilaluinya dan akan dikalkulasikan otomatis oleh aplikasi berapa jumlah tepatnya.

Sistem gaji instan ini sudah ramai digunakan dibeberapa negara seperti Amerika Serikat, Russia, Inggris dan Singapore, serta Malaysia.

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved