Rama Pratama: Aktivis Zaman Sekarang Memiliki Tantangan dan Ekosistem Berbeda dengan Zaman Saya

Aktif di organisasi mahasiswa tak jarang menjadi pintu masuk bagi kesuksesan karir karena jaringan yang telah dibangun.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Umar Widodo
TribunnewsDepok/Hironimus Rama
Komisaris PT Telkom Satelit Indonesia Rama Pratama yang dulunya aktivis mahasiswa 98 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com Hironimus Rama

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BOGOR -  Ikut serta dan terlibat dalam organisasi di kampus menjadi salah satu kegiatan yang bisa dilakukan mahasiswa untuk membangun karakter dan melatih kepemimpinan.

Aktif di organisasi mahasiswa tak jarang menjadi pintu masuk bagi kesuksesan karir karena jaringan yang telah dibangun.

Bahkan banyak politisi papan atas di Tanah Air yang sukses karena kiprah mereka yang terlibat dalam organisasi sejak mahasiswa.

Namun saat ini sebagian orang tua tidak ingin anaknya terlalu aktif di organisasi agar cepat-cepat lulus kuliah. Padahal bagi para aktivis, makin lama di kampus makin bagus.

Bagaimana menjembatani dua sisi bertentangan ini?

Pentolan aktivis 98 Rama Pratama mengatakan persoalan ini harus diletakkan dalam konteks.

"Saya bisa memahami kalau orang tua ingin anaknya cepat selesai kuliah," kata Rama dalam wawancara ekskkusif dengan Warta Kota baru-baru ini.

Menurut dia, orang tua seperti itu sebenarnya ada sejak dulu karena ingin anaknya sukses.

"Orang tua kita kan pasti sedih juga kalau kita tidak lulus-lulus. Apalagi biaya kuliah sekarang kan mahal. Jadi pasti mereka ingin investasi yang dikeluarkan cepat balik dengan segera masuk dunia kerja," tuturnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun depok
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved