Tabrakan Kapal
Tabrakan Kapal, Satu Nelayan Hilang di Perairan Kepulauan Seribu
Namun satu korban atas nama Wadina hingga saat ini masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan
Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Junianto Hamonangan
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, KEPULAUAN SERIBU - Peristiwa kecelakaan kapal terjadi di perairan Kepulauan Seribu, Kamis (10/3/2022) malam sekitar pukul 19.15 WIB. Akibatnya satu nelayan menghilang dan masih dalam pencarian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta yang juga SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR, Hendra Sudirman mengungkapkan musibah terjadi di timur perairan Pulau Damar.
Hanya saja nasib kedua nelayan berbeda setelah kapal nelayan yang ditumpangi tertabrak. Darpan ditemukan selamat dan langsung dievakuasi ke atas KM Tanto Mandiri.
“Namun satu korban atas nama Wadina hingga saat ini masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan,” ungkap Hendra, lewat siaran pers, Jumat (11/3/2022).
Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta pun menerjunkan personel rescue setelah menerima informasi tersebut untuk menuju lokasi kejadian.
"Kita kirimkan personel rescue baik dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta maupun dari dermaga Basarnas Pantai Mutiara melakukan operasi SAR terhadap korban," tegas Hendra.
Menurut Hendra, proses pencarian pada Jumat (11/3/2022) dibagi menjadi tiga area, dimana SRU pertama melakukan pencarian menggunakan RIB 03 Jakarta dengan luas area 2.84 Nm2.
Sementara SRU kedua melakukan pencarian dengan penyisiran menggunakan kapal patroli milik KPLP Tanjung Priok.
Khusus SRU ketiga melakukan pencarian bawah air dengan proses penyelaman menggunakan alat pendukung seperti Aqua Eye dan Underwater Searching Device di sekitar lokasi kejadian.
Operasi SAR juga melibatkan puluhan personel SAR gabungan terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, KSOP Tanjung Priok, KPLP Tanjung Priok, Polres Kepulauan Seribu maupun nelayan. (jhs)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Tabrakan-Kapal.jpg)