Senin, 13 April 2026

Vanessa Khong Kekasih Indra Kenz bersama Ibunya Akan Diperiksa di Dittipidsiber

Vanesaa akan diperiksa oleh penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber), selain Vanessa Khong, ibunya juga akan diperiksa

Editor: Umar Widodo
Instagram
Vanessa Khong (kiri) bersama kekasihnya Indra Kenz usai mengikuti acara HUT Indosiar di Jakarta 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com Desy Selviany

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, KEBAYORAN BARU - Kekasih Indra Kenz, Vanessa Khong akan diperiksa Bareskrim Polri atas dugaan aliran dana gelap judi online aplikasi Binomo.

Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Gatot Repli Handoko mengatakan bahwa Vanessa Khong akan diperiksa Selasa (8/3/2022).

Vanesaa akan diperiksa oleh penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber). Gatot mengatakan, selain Vanessa Khong, orang tua wanita itu juga akan diperiksa.

"Selasa (8/3/2022) penyidik Dittipidsiber akan periksa dua saksi yaitu atas nama inisial RT dan VK,"jelas Gatot.

Sebelumnya Polisi segera periksa kekasih Indra, Vanessa Khong pekan ini.

Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan menduga, aliran dana yang didapat Indra Kenz dari korban aplikasi Binomo mengalir ke sejumlah pihak.

Salah satunya ke  kekasihnya, Vanessa Khong. Maka dari itu, penyidik akan memeriksa Vanessa Khong pekan ini.

"Direncanakan pekan ini akan dilaksanakan pemeriksaan pacar IK (Indra Kenz)," ujar Whisnu dikonfirmasi Senin (7/3/2022).

Selain menyeret kekasih, orang tua kekasih Indra Kenz juga akan diperiksa kepolisian.  Diduga mereka juga terlibat dalam menampung aliran dana gelap tersebut.

Namun, Whisnu belum dapat memastikan jadwal pasti pemeriksaan tersebut. Kekasih Indra Kenz dan ibunya itu diperiksa dalam rangka penelusuran aliran dana.

Sementara ini, polisi baru akan menyita sejumlah aset milik Indra Kenz yang diduga dibeli dari hasil menjadi afiliator Binomo.

Aset itu di antaranya mobil listrik merek Tesla model 3 warna biru, mobil Ferrari California tahun 2012, rumah di Deli Serdang Sumatera Utara seharga kurang lebih Rp 6 miliar, rumah di Medan seharga kurang lebih Rp1,7 miliar, dan rumah di Tangerang.

Sejumlah aset itu rencananya akan disita pada Senin (7/3/2022).

"Sesuai jadwal penyidik (berangkat hari ini) melakukan penyitaan aset," ungkap Whisnu.

Namun, Whisnu tidak membeberkan waktu dan jumlah penyidik yang diberangkatkan ke Medan.

Menurutnya, usai mengantongi izin penyitaan penyidik langsung berangkat ke kediaman orang terkaya di Medan itu. (Des)

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved