Tidak Ada Penilangan dalam Operasi Keselamatan Jaya tahun 2022
Marsudianto juga mengatakan bahwa fokus kegiatan selain sosialisasi Prokes juga untuk kepatuhan di dalam berlalu lintas.
Laporan Wartawan Wartakotalive.com Desy Selviany
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, SEMANGGI -Tidak akan ada penilangan dalam operasi Keselamatan Jaya tahun 2022 di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Operasi itu akan kedepankan upaya preemtif dan preventif.
Hal itu diungkapkan Karo Ops Polda Metro Jaya Kombes Pol Marsudianto usai apel yang diselenggarakan Selasa (1/3/2022) di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan.
Marsudianto mengatakan kegiatan akan lebih kedepankan sosialisasi protokol kesehatan (Prokes).
Sehingga kegiatan akan bersifat preemtif dan preventif.
"Kegiatannya lebih banyak kepada imbauan imbauan kepada masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan. Jadi tidak ada yang namanya penindakan, menilang," ujar Marsudianto.
Baca juga: Operasi Keselamatan Jaya Digelar Selama 2 Pekan, 3.164 Personel Gabungan Bakal Diturunkan
Marsudianto juga mengatakan bahwa fokus kegiatan selain sosialisasi Prokes juga untuk kepatuhan di dalam berlalu lintas.
Kegiatan itu akan diikuti oleh 3.164 personel gabungan yang terdiri dari anggota Polri, TNI, Dishub, dan Satpol PP.
Kegiatan Operasi Keselamatan Jaya tahun 2022 akan disebar di 83 titik di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Sebanyak 38 titik akan dipegang oleh personel Polda Metro Jaya dan 45 titik dipegang oleh jajaran Polres setempat.
Baca juga: Polda Metro Jaya Bakal Gelar Operasi Keselamatan Jaya Selama Dua Pekan, Ada Tujuh Fokus Penindakan
Meski meminimalisir penindakan tilang, polisi akan tetap menilang pengendara yang dianggap membahayakan pengendara lain.
"Yang membahayakan saja bagi keselematan masyarakat, itu yang akan dilakukan penindakan," tutur Marsudianto. (Des)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Apel-gelar-pasukan-di-Polda-Metro-Jaya-Semanggi-Jakarta-Selatan-Selasa-132022.jpg)