DPRD Kota Bogor

Komisi II DPRD Kota Bogor Minta PKL Jalan Nyi Raja Permas Tak Boleh Direlokasi ke Pasar Modern

PKL Jalan Nyi Raja Permas tak boleh direlokasi ke Pasar Modern. Hal itu disampaikan Komisi II DPRD kota Bogor saat raker dengan Disperindagkop.

Penulis: dodi hasanuddin | Editor: dodi hasanuddin
Dok. Humpro DPRD Kota Bogor
Komisi II DPRD Kota Bogor Minta PKL Jalan Nyi Raja Permas Tak Boleh Direlokasi ke Pasar Modern. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BOGOR - Komisi II DPRD Kota Bogor minta PKL Jalan Nyi Raja Permas tak boleh direlokasi ke Pasar Modern

Pemerintah Kota Bogor berencana melakukan relokasi pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Nyi Raja Permas pada akhir Februari mendatang.

Baca juga: Atang Trisnanto Ketua DPRD Kota Bogor Sampaikan 3 Solusi Atasi Kedelai Impor yang Mahal

Hal ini pun mendapatkan sorotan dari Komisi II DPRD Kota Bogor. Hingga akhirnya, para wakil rakyat melakukan inspeksi mendadak ke lokasi pedagang, Kamis kemarin.

Selama sidak, anggota Komisi II DPRD Kota Bogor yang terdiri dari Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Edi Darmawansyah, Sekretaris Komisi II DPRD Kota Bogor, Atty Somadikarya, dan Ujang Sugandi dan H. Azis Muslim melakukan perbincangan dengan para PKL, sambil mengecek lokasi tempat para PKL berjualan yang merupakan hasil dana CSR dari Bank BJB.

Dari informasi yang diterima oleh para anggota Komisi II DPRD Kota Bogor, para PKL mendapatkan surat perintah pembongkaran lapak dagang paling lambat Senin (28/2/2022) dan surat tersebut dikeluarkan oleh pihak Kelurahan Cibogor.

Mendapati informasi tersebut, Edi mengaku tidak setuju.

Menurutnya, jika para PKL membongkar lapak dagangnya sendiri dan lapak itu merupakan hasil pembangunan dari dana CSR, maka para PKL telah menyalahi aturan dan Pemkot Bogor tidak bertanggung jawab atas pengelolaan dana CSR.

Baca juga: Pasokan Minyak Goreng Berkurang Atang Trisnanto Ketua DPRD Kota Bogor Minta Pemerintah Serius

Untuk itu, Komisi II DPRD Kota Bogor pun memanggil dinas terkait untuk mengikuti rapat pembahasan relokasi PKL Nyi Raja Permas, Jumat (25/2) yang berlokasi di ruang rapat Komisi II DPRD Kota Bogor.

Rapat tersebut, dihadiri oleh Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM (Disperindagkop), Satpol-PP, perwakilan Camat Bogor Tengah dan perwakilan Lurah CIbogor.

Baca juga: Komisi III DPRD Kota Bogor Minta Dana DAK untuk Perbaikan Jalur Perdagangan Jalan MA Salmun

Dari hasil rapat, Edi menyampaikan bahwa Komisi II DPRD Kota Bogor akan mengeluarkan rekomendasi atas rencana relokasi PKL Nyi Raja Permas yang akan disampaikan ke Ketua DPRD Kota Bogor dan Wali Kota Bogor.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved