Polemik Pengeras Suara

Wali Kota Depok Mohammad Idris Minta Menteri Agama Yaqut Cholil Minta Maaf Terkait Suara Adzan

Idris menilai, dari sisi normatif, Adzan merupakan panggilan suci untuk umat muslim agar segera melaksanakan ibadah

Penulis: Alex Suban | Editor: Umar Widodo
Diskominfo Depok
Wali Kota Depok, Mohammad Idris saat ditemui di GOR Kota Depok pada Jumat (25/2/2022) siang 

Laporan TribunnewsDepok.com, Muhamad Fajar Riyandanu

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, DEPOK - Wali Kota Depok, Mohammad Idris, meminta Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas untuk lebih berhati-hati dalam menyampaikan pendapat di muka umum.

Hal itu dikatakan oleh Idris saat menanggapi pernyataan Yaqut yang memberi perumpamaan suara Adzan dengan gonggongan anjing.

"Pejabat publik itu selalu disorot oleh publik perilakunya, kata-katanya, bahkan terkadang publik kan menanyakan keluarga dan teman-temannya,” kata Idris di GOR Kota Depok pada Jumat (25/2/2022), siang.

Walau begitu, Idris pun berharap Menag Yaqut diberikan ruang dan kesempatan untuk melakukan klarifikasi.

Idris menilai, dari sisi normatif, Adzan merupakan panggilan suci untuk umat muslim agar segera melaksanakan ibadah.

Dengan demikian, suara Adzan tak elok apabila diumpamakan dengan suara gonggongan anjing.

“Kalau gonggongan anjing ini kan sifatnya bukan sebuah tuntutan apalagi ajaran. Jadi kalau kata orang Arab, sangat beda antara langit dan sumur, bedanya gak bisa dibandingin apalagi disamakan seperti itu,” sambung Idris.

Pada kesempatan tersebut, Idris berharap Menag Yaqut bersedia menyampaikan permintaan maaf dari pernyataan yang ia lontarkan.

Permintaan maaf bukanlah aib bagi seorang pemimpin, itu merupakan tindakan yang mulia.

“Kalau memang salah, sangat mulia seorang pemimpin meminta maaf kepada rakyat itu sangat mulia bukan suatu aib," tukas Idris. (M29)

Sumber: Tribun depok
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved