Viral Media Sosial

Pupuk Semangat, Tim Psikologis Berikan Pendampingan Sinta Aulia Maulidia Pasca Amputasi

Pupuk Semangat, Tim Psikologis Berikan Pendampingan Sinta Aulia Maulidia Pasca Amputasi. Berikut selengkapnya

Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta Juliati Sigit Prabowo, istrinya sekaligus Ketua Umum Bhayangkari, menjenguk Sinta Aulia yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (20/2/2022). Sinta Aulia dirawat setelah didiagnosa menderita tumor kaki hingga videonya viral di media sosial. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, KRAMATJATI - Sinta Aulia Maulidia (10), bocah yang menderita osteosarcoma atau tumor pada bagian kakinya kini mendapat pendampingan tim psikologis pascaoperasi amputasi.

Kabid Perawatan Medik dan Perawatan RS Polri Kramat Jati, Kombes Yayok Witarto mengatakan pendampingan psikologis perlu diberikan bagi Sinta serta pihak keluarga.

Hal itu diberikan agar psikologis mereka tidak terpuruk pascaoperasi amputasi. Tindakan itu semata dilakukan untuk menyelamatkan nyawa Sinta setelah kondisi tumor di kakinya buruk.

"Kita juga berikan pendampingan psikologis. Ada tim psikologi ya, anaknya dan kedua orangtuanya. Sudah diberikan dari sebelum (operasi)," ujarnya pada Jumat (25/2/2022).

Meski begitu kondisi bocah asal Desa Samaran, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah itu semakin membaik setelah menjalani operasi amputasi pada Rabu (23/2/2022).

"Saat ini sudah kondisi pemulihan. Sudah bisa komunikasi, mulai makan. Kondisi Alhamdulillah stabil," kata Yayok.

Berdasarkan hasil pemantauan dari tim dokter gabungan yang menangani pengobatan, Sinta hingga kini tidak mengalami efek samping usai operasi seperti infeksi dan lainnya.

Baca juga: Cerita Sinta Aulia Maulidia Bocah Penderita Tumor Kaki asal Rembang Setelah Kakinya Diamputasi

Baca juga: Walau Diamputasi, Dokter Tetap Akan Melakukan Kemoterapi pada Kaki Sinta

"Untuk tim dokter yang menangani itu kita kan ada tim terpadu, seperti dari RSCM. Ada spesialis Ortopedi, Anestesi, dokter anak, dan lainnya," ujar Yayok.

Sebelumnya bocah yang bercita-cita jadi Polwan itu menjalani operasi amputasi di bagian pangkal paha kiri di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur akibat tumor yang dideritanya.

Kepala RS Polri Kramat Jati, Brigjen Asep Hendradiana mengatakan proses operasi bocah yang sempat dibesuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berjalan lancar tanpa ada hambatan.

“Alhamdulillah berkat dukungan doa dari Bapak Kapolri dan Ibu dan masyarakat khususnya yang peduli pada kesembuhan dan kesehatan Sinta dapat berjalan lancar,” ujarnya, Rabu (23/2/2022).

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved