Pilpres 2024

Hendri Satrio Pengamat Politik, ABW-RK Adu Penalti di JIS Ada 3 Makna yang Tersirat

Hendri menjelaskan bahwa ada tiga makna yang tersirat dalam adu penalti di stadion yang dapat menampung 82.000 penonton itu.

Editor: Umar Widodo
Tribunnews.com
Hendri Satrio Pengamat komunikasi politik dari Universitas Paramadina 

Laporan wartawan wartakotalive.com, Yolanda Putri Dewanti

TRIBUNNEWSDEPOK.COM GAMBIR - Belum lama ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjajal lapangan Jakarta Internasional Stadium (JIS), di Kawasan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Kedua gubernur tersebut, saling adu penalti layaknya pemain yang sedang bertanding.

Pengamat komunikasi politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio menyebut bahwa adu penalti itu sebagai bentuk komunikasi politik jelang Pemilihan Pesiden (Pilpres) 2024.

Hendri menjelaskan bahwa ada tiga makna yang tersirat dalam adu penalti di stadion yang dapat menampung 82.000 penonton itu.

"Pertama adalah kebersamaan antara Anies dan Ridwan Kamil sebagai kepala daerah. Artinya Jawa Barat dan Jakarta siap bahu membahu bersama menyukseskan pemerintah pusat," ucap Hendri kepada wartawan, Jumat (18/2/2022).

Lalu yang kedua, kata dia, sebagai pemimpin daerah yang masuk sebagai calon presiden potensial di 2024.

"Artinya apa? Mereka siap berkompetisi, tapi juga siap bersama-sama berpasangan," ucapnya.

"Yang ketiga, ini mereka mengkomunikasikan bahwa dalam persaingan tetap ada persahabat yang harus dijalin. Jadi, sebuah contoh yang apik dan tinggi dinilainya," jelas dia.

Sebelumnya diketahui, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang biasa disapa Kang Emil menjajal lapangan Jakarta Internasional Stadium (JIS) di Kawasan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (16/2/2022).

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved