Minggu, 10 Mei 2026

Kriminalitas

Anggota Brimob yang Dibegal Dibacok Bertubi-tubi oleh Komplotan Garong Meski Sudah Tersungkur

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan mengungkapkan kronologi pembegalan yang dialami Aipda Edi pada Selasa (15/2/2022).

Tayang:
Editor: murtopo
Wartakotalive.com/Desy Selviany
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan di Polda Metro Jaya 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com Desy Selviany

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, SEMANGGI - Anggota Brimob Polri, Aipda Edi Santoso dibacok bertubi-tubi oleh lima begal saat melintas di Depan Poll Taxi Expres, Jalan Raya Kranggan, Jatiraden, Jatisampurna, Kota Bekasi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan mengungkapkan kronologi pembegalan yang dialami Aipda Edi pada Selasa (15/2/2022).

Awalnya pada pukul 02.00 WIB, korban berangkat ke kantor dari daerah Pondok Gede.

Kemudian pada saat di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), korban melihat ada satu unit motor Honda Beat Warna Hitam yang ditumpangi tiga orang remaja laki-laki.

Baca juga: Begal yang Membacok dan Merampas Motor Anggota Brimob Masih Remaja, Lima Orang Diringkus Polisi

Penumpang Honda Beat itu terlihat membawa senjata tajam jenis celurit.

Tanpa basa basi, salah satu pelaku langsung menyabetkan senjata tajam celurit ke punggung korban.

Lalu korban ditendang hingga terjatuh. Setelah jatuh korban masih terus di sabet menggunakan senjata tajam oleh kedua pelaku.

Sementara pelaku lainnya tetap berada di kendaraan bermotor.

"Setelah korban tak berdaya, salah satu pelaku mengambil sepeda motor milik korban dan para pelaku bersama-sama meninggalkan korban di tempat kejadian perkara (TKP)," jelasnya dikonfirmasi Rabu (16/2/2022).

Baca juga: Pelaku Begal yang Membacok Anggota Brimob di Jatisampurna Ditangkap, Polisi Lakukan Penelusuran

Zulpan menjelaskan selanjutnya pada pukul 20.00 WIB Tim gabungan Unit Reskrim Polsek Jatisampurna dan Sat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota berhasil mengamankan salah satu pelaku RMI (20).

Kemudian dari penangkapan RMI, polisi melakukan pengembangan dan kembali menangkap empat pelaku lainnya pada Selasa (15/2/2022) pukul 23.00 WIB.

Keempat pelaku lain yang berhasil diamankan ialah MH alias H (17), AM alias U (17), MAL alias A (18), RH alias R (17).

Selain mengamankan pelaku, turut disita pula dua unit celurit dengan panjang 50 centimeter.

Baca juga: Polisi yang Jadi Korban Begal di Jatisampurna Bekasi Ternyata Anggota Brimob Kelapa Dua

Ditolong Anggota Linmas

Anggota Linmas Kelurahan Jatiraden, Sarwono (52) menceritakan detik-detik saat dirinya menolong seorang Anggota Brimob, Aipda Edi Santoso yang menjadi korban begal di Jalan Raya Kranggan, Jatisampurna, Selasa (15/2) dini hari tadi.

Ketika itu, Sarwono memang tengah bertugas di wilayah RT 01/08, tak jauh dari lokasi kejadian.

Kala itu waktu menunjukan pukul 02.00 WIB. Rutinitas biasa ia mencoba untuk berkeliling mengontrol keamanan di wilayahnya.

Sarwono sendiri saat itu tak jauh dari jalan raya, ia mendengar ada teriakan minta tolong. Ia pun mencoba menghampir sumber suara itu.

Saat itu terlihat seorang pria tengah berada di pinggir jalan dengan posisi melambaikan tangan untuk meminta pertolongan.

Baca juga: Seorang Anggota Polisi Dibegal di Bekasi, Polda Metro Jaya dan Polres Metro Bekasi Kota Buru Pelaku

"Kebetulan saya lagi ke jalanan, ada orang minta tolong. Itu mobil pada lewat tidak ada yang menolong, karena mungkin jam 2 malam, orang itu mungkin pada takut," kata Sarwono ditemui, Selasa (15/2/2022).

Mengingat tugasnya sebagai linmas yang harus sigap dalam segala hal, membuat dirinya pun langsung menghampiri pria tersebut yang berteriak minta tolong.

Saat itu juga ia mencoba menghubungi RT setempat, jika ada orang yang minta tolong karena di bacok orang tak dikenal.

Sarwono mengungkapkan, jika saat itu korban dalam posisi duduk berada di pinggir jalan, ia pun juga melihat banyak bercak darah di jalan hingga darah di area punggung korban.

Saat itu juga korban meminta pertolongan untuk di bawa ke Rumah Sakit.

"Nah, terus dia (RT) datang, pas dia datang lagi darahnya lagi ngucur tuh. Dia langsung nempel ditembok minta pertolongan, dia minta dibawa ke rumah sakit," katanya.

Sarwono mengaku sempat akan membawa korban dengan kendaraan roda dua untuk di bawa ke Rumah Sakit.

Namun, saat itu memang kondisinya tidak memungkinkan, sehingga melaporkan kejadian itu langsung ke Polsek Jatisampurna.

"Saat itu langsung dibawa sama Kapolsek Jatisampurna. Saya kurang tahu dibawa ke mana," ujarnya.

Sarwono mengatakan saat menolong korban, ia pun juga tidak mengetahui jika korban terluka akibat dibegal oleh sekelompok orang. Ia baru mengetahui ketika korban meminta pertolongan karena dibacok kawanan begal

"Iya, sempet ngomong tolong-tolong saya dibegal saya dibacok gitu, sekilas denger kuping saya," ucapnya.

Tak menyangka korban begal adalah polisi

Lebih lanjut Sarwono (52) mengatakan bahwa dia tak mengetahui bahwa pria yang ia tolong pada Selasa (15/2) merupakan seorang anggota kepolisian yang menjadi korban begal di Jalan Raya Kranggan, Jatisampurna, Kota Bekasi.

Ia baru mengetahui jika pria yang menjadi korban begal adalah anggota Polri, ketika mendapatkan informasi dari WhatsApp Group Linmas di Kelurahan.

"Saya liat di HP. Emang waktu itu saya tidak sempet nanya gitu-gitu," kata Sarwono, Selasa (15/2/2022).

Diungkapkan oleh Sarwono, jika saat kejadian korban yang di ketahui merupakan Aipda Edi Santoso itu memang tidak dalam kondisi mengenakan pakaian dinas.

Sehingga ia tak mengetahui jika korban begal yang ia tolong merupakan anggota Polri.

"Korban tidak pake baju dinas, kalo pake baju dinas saya langsung tolong, karena saya ga tahu dia seorang anggota. Pake jaket, celananya pake celana levis, pake sepatu, sepatunya kaya sepatu karet," katanya.

Menurut Sarwono, dia lah yang pertama kali mendengar Aipda Edi Santoso meminta pertolongan dan selanjutnya ia pun juga memanggil RT setempat untuk itu serta membantu, korban yang saat itu terluka parah di bagian punggung.

"Saya yang pertama liat, dia minta pertolongan, soalnya banyak mobil pada lewat tidak pada berenti, takut, ada angkot, ada mobil pribadi, itu pada lewat, korban teriak tolong-tolong ga ada yang nolongin," ucapnya.

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved