Virus Corona
Ditemukan 1.259 Kasus Dalam Tiga Hari, Pemkot Depok Perbanyak Ruang Rawat Pasien Khusus Covid-19
1.259 Kasus Covid-19 dalam 3 Hari, Pemkot Depok Perintahkan Rumah Sakit Perbanyak Kapasitas Ruang Rawat Khusus Covid. Berikut selengkapnya
Penulis: Alex Suban | Editor: Dwi Rizki
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, DEPOK - Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, menyebutkan kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kota Depok per hari Jumat (28/1/2022) mencapai angka 406 kasus.
Melansir laporan harian dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, sejak tiga hari kebelakang, jumlah kasus konfirmasi aktif Covid-19 di Kota Depok konsisten di atas 400 kasus.
Pada Rabu (26/1), ada 448 kasus. Kemudian di hari Kamis (27/1) ada 405 kasus. Artinya, dalam tiga hari ada penambahan sebanyak 1.259 kasus
Dadang menambahkan, para warga yang terpapar Covid-19 mayoritas berasal dari klaster perkantoran klaster keluarga, dan klaster Pembelajaran Tatap Muka (PTM).
Selain lonjakan kasus konfirmasi Covid-19, kenaikan juga terjadi pada positivity rate. Pada pekan lalu positivity rate di Kota Depok masih di angka 4,3 persen.
Angka tersebut meningkat menjadi 15 persen per hari ini, Jumat (28/1/2022). Singkatnya, dalam sepekan, terjadi kenaikan positivity rate sebesar 10,7 persen.
"Minggu lalu kasus di Depok setiap hari bertambah 0 sampai 5 kasus dan dalam minggu ini, kemarin, dalam satu hari tembus 406 kasus dalam sehari. Jadi trennya cukup tinggi. Dari positivity rate 4.3 minggu lalu saat ini sudah 15 persen," kata Dadang di SMPN 1 Depok pada Jumat (28/1/2022).
Baca juga: Dinyatakan Bebas Covid-19, Pemprov DKI Jakarta Kembali Buka 88 dari 90 Sekolah
Baca juga: Bangun Gedung Mall Pelayanan Publik, Pemkab Bogor Gelontorkan APBD Sebesar Rp 25 Miliar
Selain itu, tingkat keterisian tempat tidur (BOR) di Kota Depok sudah menyentuh angka 35 persen.
Guna mempersiapkan adanya kenaikan kasus yang berlebih, Tims Satgas Covid-19 telah melakukan konsolidasi kepada sejumlah rumah sakit. Seperti RSUD Depok, RS Hermina, dan RS Bunda Harmoni.
"Sudah konsolidasi untuk meningkatkan kapasitasnya. Misalnya waktu kemarin RSUD ada 14 bed ditingkatkan 1 lantai di lantai 5 dan 8 yang dikhususkan untuk perawatan pasien Covid," sambung Dadang.
Pada kesempatan tersebut, Dadang juga menyebutkan, ada 18 sekolah yang ditutup sementara.
Keputusan ini diambil karena adanya 197 guru dan siswa yang terkonfirmasi positif Covid-19 klaster PTM 100 persen per hari Jumat (28/1/2022).
"Hasil tracing rata-rata mereka terpapar dari keluarga dari ayah dan ibunya. Para orang tua itu menularkan ke anaknya, dan si anak menularkan ke teman-temannya di sekolah," jelas Dadang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Juru-Bicara-Satgas-Covid-19-Kota-Depok-Dadang-Wihana-pada-Jumat-2812022.jpg)