Jangan Abaikan Kebas dan Kesemutan, Bisa Jadi Gangguan Saraf Akibat Penyakit Diabetes

Jangan Abaikan Kebas dan Kesemutan, Bisa Jadi Gangguan Saraf Akibat Penyakit Diabetes. Berikut penjelasannya

Editor: Dwi Rizki
dok Good Doctor
Ilustrasi : Penyandang diabetes melitus (DM) lebih mungkin mengalami komplikasi serius akibat Covid-19. 

"Terlebih sejak pandemi dan pembatasan kegiatan sosial, membuat orang semakin jarang bergerak dan cenderung pada gaya hidup sedentary," katanya.

Dokter Ade mengingatkan, harus ada keseimbangan antara asupan makanan dengan aktivitas dan latihan fisik .

Salah satu cara untuk mencegah neuropati, perlu melakukan latihan fisik seperti senam Neuromove.

Senam ini  gerakannya didesain khusus untuk mengaktifkan sel-sel saraf dan meningkatkan fungsi saraf serta otak kanan-kiri, sehingga fungsi kognitif seperti memori, emosi, konsentrasi menjadi lebih baik.

Selain mencegah neuropati, senam Neuromove juga dapat meningkatkan kelenturan dan kekuatan otot, serta meningkatkan ketahanan jantung–paru dan peredaran darah.

“Kami berharap masyarakat akan lebih memahami mengenai gejala ini, tidak lagi meremehkan kebas atau kesemutan yang berulang dan tergerak untuk mengadopsi gaya hidup yang lebih sehat dan aktif di masa pandemi ini, dengan melakukan olahraga yang mudah diikuti di rumah,” kata dokter Ade. 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved