Persija Jakarta

Sudirman: Filosofi dan Taktik Sepak Bola Angelo Alessio Terlalu Tinggi Buat Pemain Persija Jakarta

Di bawah kepemimpinan Angelo, Persija hanya mampu meraih 7 kemenangan, 8 hasil imbang, dan lima kali kalah dari 20 pertandingan yang dijalani

Editor: Umar Widodo
Persija.id
Sudirman pelatih baru Persija Jakarta pengganti Angelo Alessio 

Laporan wartawan tribunnews.com, Lusius Genik

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Hasil kurang baik yang diraih Persija Jakarta di BRI Liga 1 musim 2021/2022 tak luput dari tanggung jawab mantan pelatih Macan Kemayoran, Angelo Alessio. 

Di bawah kepemimpinan Angelo, Persija hanya mampu meraih tujuh kemenangan, delapan hasil imbang, dan lima kali kalah dari 20 pertandingan yang telah dijalani. 

Hasil yang membuat Persija tersungkur di peringkat 8 klasemen Liga 1 dengan 29 poin.

Alhasil, Manajemen Persija langsung memberhentikan Angelo sebelum kompetisi memasuki pekan ke-21. 

Asisten Angelo di Persija, Sudirman kini ditunjuk menjadi pelatih pengganti.  Di mata Sudirman, ada satu hal yang membuat penampilan Persija tidak maksimal musim ini. 

Penyebabnya yakni kegagalan para pemain menerjemahkan instruksi-instruksi yang diberikan Angelo Alessio. 

Duet maut di lini serang Persija Jakarta antara Marko Simic dengan Riko Simanjuntak belum tampil maksimal hingga putaran kedua Liga 1
Duet maut di lini serang Persija Jakarta antara Marko Simic dengan Riko Simanjuntak belum tampil maksimal hingga putaran kedua Liga 1 (Persija.id)

Menurut Sudirman, itu terjadi karena filosofi sepak bola juru taktik asal Italia tersebut terlalu tinggi untuk Riko Simanjuntak dkk. 

"Taktik-taktik yang diberikan Angelo kemarin itu tidak berjalan dengan baik," ujar Sudirman dalam Forum Persija, Kamis (20/1/2022).

"Saya lihat filosofi sepak bola Angelo ini terlalu tinggi bagi pemain, sehingga ada banyak pemain yang belum bisa menterjemahkan apa yang diinginkan Angelo," sambung dia.

Sudirman menjelaskan, dalam taktiknya, Angelo mengedepankan pola adaptasi dengan kondisi di lapangan. 

Tak jarang instruksi yang diberikan pada pemain saat briefing, bakal langsung berubah ketika kondisi di lapangan berbeda dari yang diharapkan. 

Alhasil, Riko Simanjuntak dan kolega yang berada di lapangan justru kebingungan dengan instruksi Angelo. 

Baca juga: Coach Sudirman Diberi Beban Manajemen Bawa Persija ke Jalur Kemenangan dan Finish di Tiga Besar

Baca juga: Resmi, Persija Jakarta Pecat Angelo Alessio dari Kursi Kepelatihan

"Yang saya amati ada perubahan-perubahan yang terlalu cepat. Ketika briefing dia memberikan satu instruksi yang harus dilakukan pemain, kemudian di dalam lapangan nanti dia akan merubahnya dengan cepat," tutur Sudirman.

"Untuk di luar negeri mungkin sudah hal biasa. Tapi untuk pemain-pemain kita, taktikal yang cepat berubah (selalu adaptasi dengan kondisi di lapangan) agak sedikit membingungkan pemain," sambung dia.

Kondisi ini membuat instruksi-instruksi Angelo tidak bisa dijalankan dengan baik oleh seluruh pemain.

"Sehingga apa yang harusnya dilakukan pemain di lapangan, itu tidak berjalan dengan baik," pungkas Sudirman.

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved