RDP Komisi X DPR RI  Apresiasi Kinerja Perpusnas dan Dorong Penambahan Anggaran

Komisi X DPR RI mendorong penambahan anggaran Perpusnas untuk mengoptimalkan berbagai program kerja

Editor: Umar Widodo
dok.Perpusnas
Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi X DPR RI dengan Perpusnas, berlangsung pada hari Rabu (19/1/2022) di ruang sidang Komisi X. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Ign Agung Nugroho

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Komisi X DPR RI mengapresiasi kinerja Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI atas realisasi anggaran tahun anggaran 2021 sebesar 98,95 persen serta capaian prestasi yang diterima Perpusnas sepanjang tahun lalu.

Dengan capaian tersebut, Komisi X DPR RI mendorong penambahan anggaran Perpusnas untuk mengoptimalkan berbagai program kerja.

Legislator Fraksi Partai Persatuan Pembangunan, Illiza Sa'aduddin Djamal, menyatakan apresiasinya atas sasaran program Perpusnas yang melampaui target. Namun, dia berharap anggaran untuk Perpusnas, ditingkatkan.

"Tetapi sangat disayangkan anggaran yang diberikan untuk Perpusnas masih terbatas. Tentu hal ini menjadi kontras dengan pencapaian yang telah diraih Perpusnas. Sehingga kami dorong perlu adanya penambahan anggaran," ungkapnya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi X DPR RI dengan Perpusnas, Rabu (19/1/2022).

Sementara itu, Anggota Komisi X DPR RI, Putra Nababan, mengapresiasi prestasi yang diraih Perpusnas melalui media sosial. 

"Saya mengapresiasi capaian yang diraih Perpusnas. Seperti keberhasilan media sosialnya yang mendapat predikat terbaik dalam pengunaan bahasa Indonesia, ini cukup membanggakan," ujarnya.

Terkait dengan pencapaian yang telah dilakukan dalam memberikan pelayanan literasi pada masa pandemi, legislator Fraksi PDIP ini mendorong Perpusnas agar fokus berupaya meningkatkan minat baca masyarakat. 

"Saya harap capaian ini juga dapat berbanding lurus dengan perubahan budaya literasi di masyarakat," katanya.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, turut mengapresiasi kinerja Perpusnas pada tahun 2021.

Menurutnya, banyaknya pembangunan perpustakaan di daerah dapat menjadi pemantik gairah masyarakat untuk datang ke perpustakaan.

Dukungan tersebut juga disampaikan Fraksi Partai Golongan Karya, Adrianus Asia Sidot, yang menilai program-program Perpusnas telah dirasakan oleh masyarakat sampai ke daerah pelosok, salah satunya program fisik pembangunan perpustakaan.

"Harus ada suara tegas dari Komisi X untuk mendukung peningkatan anggaran. Ini sejalan dengan kinerja prestasi Perpusnas," tuturnya.

Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando mengungkapkan, jika usulan tambahan sebesar Rp1,9 triliun yang telah disepakati pada tahun 2021 dapat terealisasi, pihaknya akan fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial.

“Program ini akan kita bagi merata ke seluruh wilayah Indonesia, hingga ke dusun-dusun. Sehingga masyarakat yang ada di tiap dusun dapat dicerdaskan sesuai dengan potensi daerahnya," katanya.

Sementara itu, berbagai capaian telah diraih Perpusnas sepanjang tahun 2021. 

Di antaranya, kualitas layanan perpustakaan di Perpusnas telah memenuhi SNI ISO 9001:2015 dan ditetapkan oleh Komite Akreditasi Nasional pada 12 Juli 2021.

Perpusnas berhasil mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama lima kali berturut-turut sejak 2016-2020 oleh Badan Pemeriksa Keuangan RI. 

PPID Perpusnas mendapat predikat 'Informatif' dalam Keterbukaan Informasi Publik oleh Komisi Informasi Pusat RI. (ign).

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved