Breaking News:

Ahli Epidemiologi Sebut Tanpa Varian Omicron Pun, Indonesia Berpotensi Alami Gelombang Ketiga

Berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, jumlah kasus aktif di Jakarta per 10 Januari 2022 naik sejumlah 255 kasus

Editor: murtopo
Istimewa
Covid-19 Varian Omicron 

Laporan wartawan wartakotalive.com, Yolanda Putri Dewanti

TRIBUNNEWSDEPOK.COM GAMBIR -- Meningkatnya kasus Covid-19 varian Omicron berpotensi menimbulkan gelombang ketiga pandemi Covid-19.

Hal tersebut turut disampaikan Ahli epidemiologi dari Universitas Indonesia, Tri Yunis Miko Wahyono.

"Pastilah, tanpa Omicron pun ada (potensi gelombang ketiga), apalagi dengan Omicron," ucap Miko kepada wartawan, Selasa (11/1/2022).

Lanjutnya, kata dia, jumlah kasus harian Covid-19 di Indonesia bisa kembali mencapai 5.000 kasus per hari.

"Kan sekarang vaksinasi dua dosis sudah 50 persen, jadi kasus hariannya mungkin akan mencapai maksimal 5.000 an per hari," jelas dia.

Baca juga: Bertambah Lagi, Wagub DKI Jakarta Ungkap Ada 414 Kasus Varian Omicron Terdeteksi di Ibu Kota

Menurutnya, nantinya dengan angka tersebut Ibu Kota biasanya menyumbang sepertiga dari kasus nasional.

"DKI biasanya sepertiga dari kasus nasional," tambahnya.

Dengan demikian, kata Miko, sudah seharusnya DKI Jakarta melakukan pembatasan-pembatasan termasuk terkait regulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) kapasitas 100 persen.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved