Megi Apria Penumpang Travel dari Purwakarta Gagal Rampok Sopir dan Mobil di Duren Sawit

Megi beraksi saat semua penumpang di mobil yang dikendarai Ade (32) sudah turun karena sampai Jakarta pada Jumat pagi.

Editor: Umar Widodo
Tribunnews.com
Ilustrasi mobil rental 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com Desy Selviany

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Pura-pura jadi penumpang, Megi Apria (26) rampok sopir travel di Jalan Gusti Ngurah Rai, Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Kapolsek Duren Sawit, Kompol Suyud mengatakan bahwa peristiwa perampokan itu terjadi Jumat, (7/1/2022) sekira pukul 10.31 WIB.

Megi naik mobil travel sedari Purwakarta, Jawa Barat pada Jumat dini hari.

Megi beraksi saat semua penumpang di mobil yang dikendarai Ade (32) sudah turun karena sampai Jakarta pada Jumat pagi.

Suyud mengatakan, tiga dari empat penumpang turun di daerah Muara Angke, Jakarta Utara.

Sementara Megi masih menumpang di mobil Ade.

"Korban ini adalah sopir Travel. Jadi dari Indramayu bawa penumpang ada empat sampai ke daerah Muara Angke itu pada turun (penumpang) terus tinggal satu," kata Suyud dalam keterangannya, Minggu (9/1/2022).

Kompol Suyud
Komisaris Polisi Suyud Kapolsek Duren Sawit Jakarta Timur

Sesampai di Banjir Kanal Timur (BKT) satu penumpang itu langsung menjerat leher Ade memakai gesper.

Mobil yang dikendarai Ade sempat berhenti karena peristiwa tersebut.

Namun Ade melawan dengan cara menyikut dan memukul kepala pelaku. Hal itu membuat pelaku melepaskan jeratan leher korban.

"Sopirnya ini melawan ya masih bisa coba lepas ikat pinggang di lehernya itu. Ada perlawanan terus sopirnya sempat keluar," jelas Suyud.

Saat itu Megi sempat mengambil alih setir mobil Ade. Namun Ade langsung berteriak maling sehingga mencuri perhatian warga sekitar yang beraktifitas di sekitar lokasi.

Saat ini kata Suyud, pelaku berhasil diamankan warga dan diserahkan ke Polsek Duren Sawit.

Atas perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 365 KUHP.

Saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan polisi. Diduga Megi merupakan pemain tunggal yang mengincar mobil-mobil travel.

"Barang bukti yang kami amankan berupa gesper yang dipakai untuk menjerat leher korban," jelas Suyud. (Des)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved