Universitas Indonesia

Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Serukan Pentingnya Menjaga Hidrasi Selama Masa Pandemi

Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Serukan Pentingnya Menjaga Kecukupan Hidrasi Para Pekerja Aktif Selama Masa Pandemi

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Webinar bertajuk 'Edukasi Hidrasi Sehat Bagi Pekerja Aktif' yang digelar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) pada Jumat (17/12/2021). 

"Namun tetap terdapat 19,1 persen pekerja yang tidak terbiasa menyiapkan air minum di meja kerja selama bekerja di kantor," jelas Dewi.

Hal senada disampaikan Dr. dr. Aria Kekalih.

Dipaparkannya, tubuh yang tidak terhidrasi dengan baik dapat menyebabkan penurunan fungsi, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

"Dalam jangka pendek, kekurangan air sebanyak 2 persen saja dapat menurunkan kemampuan kognitif, konsentrasi, performa, dan memori," jelas Dr. dr. Aria Kekalih.

"Dengan mengonsumsi air dalam jumlah cukup, mood juga terjaga dengan baik, sehingga diharapkan dapat mendukung kualitas kerja para pekerja,” paparnya.

Baca juga: Polisi yang Tolak Laporan Korban Sudah Diberi Sanksi, Kasus Perampokan ATM di Pulogadung Diusut

Baca juga: Ketua PB IDI Minta RSDC Wisma Atlet Diperketat Lagi Agar Pasien Tak Tularkan Omicron ke Petugas

Sementara itu, Nutrition & Science Director Danone-AQUA, dr. Tria Rosemiarti memaparkan guna memenuhi kebutuhannya, orang dewasa perlu minum 7 gelas air untuk perempuan dan 8 gelas air untuk laki-laki.

Hal ini didasari oleh rekomendasi Kementerian Kesehatan tahun 2019 dalam pedoman Angka Kecukupan Gizi yang menyebutkan bahwa laki-laki membutuhkan 2500 mL air per hari dan perempuan membutuhkan 2350 mL air per hari.

Jumlah ini tentu lebih banyak bagi pekerja yang memerlukan aktivitas tinggi atau bekerja di lingkungan yang panas. 

Selain kuantitas air minum, penting juga memperhatikan kualitas air yang di konsumsi.

Air minum yang baik tentunya memiliki kriteria tidak berwarna, tidak berbau, tidak berasa dan tidak mengandung zat-zat berbahaya.

"Hal yang perlu diingat juga kita harus memastikan sumber air nya berkualitas dan terlindungi dan telah sesuai dengan standar serta regulasi yang telah ditetapkan oleh BPOM dan pemerintah," papar Tria.

Ketua IHWG FKUI, Dr. dr. Diana Sunardi, MGizi, SpGK, menyampaikan FKUI menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Hidrasi Sehat Pada pekerja Aktif yang merupakan bagian dari Kegiatan Pengabdian Masyarakat.

Webinar ini diselenggarakan dengan dukungan dari Indonesian Hydration Working Group – Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (IHWG – FKUI) bekerjasama dengan Program Studi Magister Kesehatan Kerja Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (Prodi MKK- FKUI).

Selanjutnya mendapatkan dukungan pendanaan hibah dari Direktorat Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Universitas Indonesia (DPPM UI). 

"Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu sarana untuk membagikan fakta dan informasi terbaru mengenai hidrasi dan kesehatan kepada para pekerja dan masyarakat secara luas yang semakin relevan pada kondisi pandemi seperti saat ini, melalui program 'PAK RAMA', yaitu Pekerja Aktif Rajin Minum Air," jelasnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved