Berita DPRD Kabupaten Bogor

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto Sebut Inovasi Potensi Alam Bisa Percepat Pemulihan Ekonomi

Rudy Susmanto Ketua DPRD Kabupaten Bogor sebut inovasi potensi alam bisa percepat pemulihan ekonomi. Selain itu juga butuh kretivitas.

Penulis: dodi hasanuddin | Editor: dodi hasanuddin
Warta Kota
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto Sebut Inovasi Potensi Alam Bisa Percepat Pemulihan Ekonomi. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIBINONG - Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto sebut inovasi potensi alam bisa percepat pemulihan ekonomi.

Pandemi Covid-19 telah memporak-porandakan sektor perekonomian di Indonesia dan dunia. Namun, Kabupaten Bogor memiliki sumber daya alam yang berpotensi mempercepat pemulihan ekonomi.

Baca juga: Cegah Varian Omicron, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Minta Satgas Covid-19 Antisipasi Libur Nataru

Sebab itu, diyakini bila sumber daya alam tersebut dikelola dengan penuh kreativitas dan inovasi, maka pemulihan ekonomi dapat cepat terlaksana.

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, mengatakan, Kabupaten Bogor memiliki modal cukup besar untuk mengakselerasi pemulihan berbagai sektor akibat pandemi Covid-19.

Baca juga: Cegah Penyebaran Covid-19, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Minta Warga Tak Berwisata Selama Libur Nataru

Modal tersebut adalah sumber daya alam dan juga sumber daya manusia.

"Alam Kabupaten Bogor memiliki banyak sekali potensi yang bisa menggerakkan sektor ekonomi, bisa dari destinasi wisata, bisa juga dari pertanian dan peternakan dan bisa menggabungkan keduanya menjadi agrowisata," ujar Rudy.

Rudy Susmanto menambahkan bahwa Kabupaten Bogor yang secara geografis sangat strategis sebagai penyangga ibu kota negara, juga memberi keuntungan tambahan, karena alur distribusi produk barang dan jasa bisa lebih efisien.

"Yang dibutuhkan adalah kreativitas dan inovasi mengelola sumber daya alam tersebut," katanya.

Wakil Sekjen DPP Partai Gerindra ini juga menilai masyarakat Kabupaten Bogor juga merupakan aset penting dalam pembangunan.

Namun, pengelolaan SDM ini masih memerlukan penanganan lebih serius mengingat jumlah penduduk yang banyak juga membutuhkan ketersediaan lapangan pekerjaan yang tidak sedikit.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved