Berita Kabupaten Bogor
Berani Jadi Duta Sampah dan Pakai Baju Daur Ulang, Ade Yasin Bakal Berikan Hadiah Menarik
Berani Jadi Duta Sampah dan Pakai Baju Daur Ulang, Ade Yasin Bakal Berikan Hadiah Menarik. Berikut Selengkapnya
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Dwi Rizki
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIBINONG - Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong wargannya untuk peduli pada lingkungan.
Salah satunya dengan mengurangi produksi sampah melalui daur ulang.
Bupati Bogor Ade Yasin bahkan siap memberikan hadiah bagi masyarakat yang berani dan mau menjadi duta recycle sampah Kabupaten Bogor.
“Kalau ada yang berani pakai baju daur ulang sampah ke mall, akan saya kasih hadiah bahkan bisa jadi duta recycle sampah Kabupaten Bogor," kata Ade dalam kegiatan Penganugerahan Piala Bupati Bogor di Kantor Pemkab Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor pada Jumat (17/12/2021).
Penganugerahan Piala Bupati Bogor ini dilakukan dalam event Bogor Kabupatenku Green and Clean di Gedung Tegar Beriman, Cibinong.
Dia menambahkan warga yang berani memakai baju daur ulang sampah ke mall pasti jadi pusat perhatian.
"Saya kira itu layak diberikan penghargaan. Bisa kirim bukti fotonya ke saya nanti,. Saya akan kasih hadiah,” ujar Ade Yasin.
Mantan pengacara ini mengaku pernah melihat ada karpet dari sampah bekas kopi yang bagus, sangat unik dan indah.
Baca juga: Buka Raker Pramuka Kwarcab Kabupaten Bogor, Ade Yasin Ajak Pramuka Jadi Duta Adaptasi Kebiasaan Baru
Baca juga: Beri Pembekalan Bagi ASN yang Hendak Memasuki Masa Pensiun, Ini Pesan Ade Yasin
“Saya kira jangan setengah-setengah berkarya, harus total bagaimana sesuatu yang tidak berguna jadi karya yang indah," paparnya.
Ade melihat peserta yang hadir pada acara ini cukup kreatif dengan pakaian yang unik.
"Saya lihat ada yang dari tutup botol dan lainnya. Di masa pandemi ini masih banyak yang bisa kreasi dengan barang-barang bekas,” ungkapnya.
Dia mengingatkan warga tertib membuang sampah agar Kabupaten Bogor tidak dicap sebagai kabupaten darurat sampah.
“Pada tahun 2019 saya pernah menyatakan darurat sampah, tapi Alhamdulilah tahun 2020 sudah tidak ada sampah yang numpuk dijalan-jalan protokol mulai dari ujung timur hingga barat, sekarang sudah tidak ada,” ujarnya.
Untuk mengatasi masalah sampah ini, Ade mengajak semua pihak berkolaborasi. Salah satunya sinergi antara pelaku UMKM dan KRL (Kampung Ramah Lingkungan).
"UMKM dan KRL bisa berkolaborasi karena banyak penggiat KRL juga merupakan penggiat UMKM. Perusahaan yang peduli lingkungan juga banyak. Saat ini CSR banyak yang bisa diprogramkan untuk kegiatan lingkungan," imbuhnya.
Ade mengintruksikan kepada para Camat agar minimal bisa mengoptimalkan 1 desa jadi KRL untuk menangani sampah dari sumbernya.
"Kita terus menjaga lingkungan, kita jaga alam, alam jaga kita,” tukas Ade Yasin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Bupati-Bogor-Ade-Yasin-dalam-ajang-Penganugerahan-Piala-Bupati-Bogor.jpg)