Metropolitan
PSI Sindir Program Unggulan Anies Dalam Pencegahan Banjir, Bukan Sumur Resapan Tapi Sumur Maut
PSI Sindir Program Unggulan Anies Dalam Pencegahan Banjir, Bukan Sumur Resapan Tapi Sumur Maut. Berikut Selengkapnya
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, GAMBIR - Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakarta menyindir program sumur resapan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Partai yang baru pertama kali duduk di Parlemen Kebon Sirih, Jakarta Pusat ini menyebut, proyek yang dibangun pemerintah daerah lebih tepat dinilai sebagai sumur maut.
Wakil Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Justin Adrian Untayana mengatakan, proyek itu lebih tepat dinilai sebagai sumur maut menyusul terperosoknya roda mobil milik Ketua DPP PSI Isyana Bagoes Oka.
Peristiwa itu terjadi di kawasan Taman Bona Indah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan pada Rabu (8/12/2021) lalu.
“Sebetulnya sudah banyak laporan sumur resapan berantakan, terakhir sampai mencelakakan warga karena kejeblos,” kata Justin berdasarkan keterangannya pada Jumat (10/12/2021).
Menurutnya, Pemerintah DKI harus membuka dapat lokasi pembangunan sumur resapan kepada publik.
Kata dia, sikap transparan itu tidak perlu menunggu ada korban fisik dan jiwa dari insiden kecelakaan di sumur resapan.
Baca juga: Wali Kota Bandung Berpulang, Arie Untung Berduka, Berharap Kebaikan Mang Oded Menjadi Pahala Jariah
Baca juga: Postingan Terakhir Wali Kota Bandung Bikin Haru, Saling Berbalas Doa dengan Istri di Hari Spesial
“Kalau sekarang, Pak Gubernur seakan bangun sumur maut untuk warganya,” ujarnya.
Justin mengatakan pemerintah harus membuka ruang pengawasan kepada warga.
Dia ingin pembangunan 26.000 sumur resapan harus memberikan manfaat yang optimal
“Biar masyarakat juga bisa mengawasi puluhan ribu sumur resapan yang dibangun, mana yang asal-asalan atau dibangun di lokasi yang tidak semestinya nanti ketahuan, kita jadi tahu. Bisa kasih tahu sama pemerintah, yang untung kan juga warga Jakarta,” tambah Justin.
Baca juga: Ridwan Kamil Terisak, Air Matanya Mengucur Deras Melepas Jenazah Wali Kota Bandung Sahabatnya
Baca juga: Takjub Sekaligus Terharu Atas Kepergian Wali Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Sangat Sempurna
Selain itu, Justin mengaku sudah beberapa kali meminta data tersebut.
Dia menilai, Pemerintah Jakarta terkesan lambat seolah sedang menyembunyikan sesuatu dalam pembangunan sumur tersebut.
“Beberapa kali kami meminta data lokasi pembangunan sumur resapan tidak digubris Pemprov. Saya curiga Pemprov takut karena tau banyak pembangunan asal-asalan. Hari ini kami kirim surat resmi ke Dinas Sumber Daya Air. Kami mendesak datanya dibuka karena ini masalah keselamatan warga,” katanya. (faf)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Sumur-Resapan-Amblas.jpg)