Pemkot Depok

Mulai Hari Ini, Kota Depok Laksanakan Aturan Ganjil Genap di Sejumlah Titik Rawan Macet. 

"Pemberlakukan ganji genap akan dilakukan di hari sabtu dan minggu selama bulan Desember," kata Jhoni

Muhamad Fajar riyandanu
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Metro Kota Depok, Jhoni Eka Putra saat ditemui di Kantor Balai Kota Depok pada Sabtu (4/11/2021). 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, MARGONDA - 168 petugas gabungan TNI-Polri, Dishub, dan Satpol PP akan melaksanakan sosialisasi Ganjil Genap di Kota Depok pada Sabtu (4/12/2021), siang. Kegiatan ini dilakukan sejak pukul12.00 hingga 18.00 WIB. 

Adapun sejumlah titik yang akan dilakukan sosialisasi ganjil genap yakni Jalan Margonda Raya, Simpang Ramanda, Simpang Juanda, dan Fly Over (jalan layang) UI. Penyekatan akan dilaksanakan di jalan menuju arah Jakarta dan sebaliknya. 

Menurut Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Metro Kota Depok, Jhoni Eka Putra, pelaksanaan sosialisasi ganjil genap akan dilakukan di tiap hari sabtu dan minggu selama satu bulan. 

"Pemberlakukan ganji genap akan dilakukan di hari sabtu dan minggu selama bulan Desember," kata Jhoni saat ditemui di Kantor Balai Kota Depok pada Sabtu (4/11/2021). 

Baca juga: Soal Momongan, Ria Ricis dan Teuku Ryan Belum Berani Banyak Bicara

Lebih lanjut, kata Jhoni, karena masih dalam tahap sosialisasi, tidak ada sanksi tilang bagi para pengemudi yang melanggar operasi tersebut. "Hanya ada teguran lisan," ujarnya. 

Dalam kegiatan itu, ada sejumlah kendaraan yang dibebaskan seperti mobil ambulans, angkutan umum, kendaraan yang membawa oksigen, hingga taksi online berplat hitam. 

"Perihal taksi online plat hitam, petugas akan melakukan pemeriksaan. Kita tanya ini taksi online atau bukan," jelasnya. 

Sementara itu, di lokasi yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Eko Herwiyanto mengatakan uji coba ganjil genap dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19. 

Baca juga: Ria Ricis Perdana Bawakan Lagu Anak-Anak Saat Didapuk Jadi Pengisi Soundtrack Film Bus Om Bebek

"Sesuai dengan Inmendagri No 63 tahun 2021 tentang PPKM level 3, 2, 1 di Jawa-Bali untuk mengurangi mobilisasi orang," kata Eko. 

Ia meminta kepada warga pengguna jalan untuk mendukung operasi ganjil genap dengan cara mengubah pola perjalanan. 

"Mulai merencanakan dan mengatur kembali pola perjalanan mereka. Kalau bisa ditunda besoknya, ya besok. Intinya mengubah pola perjalanan semoga kemacetan di Kota Depok dapat diurai secara bertahap," pungkas Eko. (Muhammad Fajar Riyandanu)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved