Breaking News:

Berita UI

Tim FMIPA UI Tanam 500 Bibit Bakau di Pantai Muara Beting, Muara Gembong Bekasi

500 bibit bakau di Pantai Muara Beting, Muara Gembong Bekasi. Penanaman dilakukan tim dari FMIPA Universitas Indonesia.

Penulis: dodi hasanuddin | Editor: dodi hasanuddin
Dok. Humas dan KIP UI
Tim FMIPA UI Tanam 500 Bibit Bakau di Pantai Muara Beting, Muara Gembong Bekasi. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PANCORAN MAS - Tim FMIPA UI tanam 500 bibit bakau di Pantai Muara Beting, Muara Gembong Bekasi.

Dengan latar belakang keprihatinan terhadap abrasi yang terjadi di Pantai Muara Beting, Bekasi, akibat banjir rob, tim dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI), terjun melakukan kegiatan pengabdian masyarakat (pengmas) ke lokasi tersebut.

Baca juga: UI Punya Pembangkit Tenaga Listrik Tenaga Sampah 234 kWh, Manfaatkan Sampah dan Limbah Organik

Abrasi ini berdampak besar pada kehidupan masyarakat Desa Pantai Bahagia, terutama pada mata pencaharian nelayan setempat.

Tim Tanam Bakau Bahagia melakukan penanaman 500 bibit bakau di Pantai Muara Beting, Desa Pantai Bahagia, Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, pada pertengahan November lalu.

“Banjir rob yang sering terjadi memberikan dampak yang sangat besar pada warga sekitar, terlebih kalau banjir itu baru bisa surut sekitar 4–7 hari. Anak-anak sekolahnya juga jadi terganggu dan banyak juga tambak kepiting yang ikut terdampak dan jadi gagal panen,” ujar Siti Mardianah, warga lokal.

Penanaman bibit bakau diharapkan mampu meminimalisir dampak abrasi dan menambah kesejahteraan warga Desa Pantai Bahagia.

Selain sebagai upaya penanganan abrasi, penanaman bakau ini juga diharapkan dapat berdampak pada pelestarian dan konservasi biota laut.

"Pengembangan ekowisata pantai bakau dan pemanfaatan biota laut seperti ikan, udang, kepiting, dan siput diharapkan mampu menambah pendapatan warga sekitar dan menjadikan Desa Pantai Bahagia sebagai salah satu destinasi tak terlewatkan di Kabupaten Bekasi,” ujar Dr. Retno Lestari, M.Si. selaku dosen pembimbing dari tim pengmas.

Baca juga: Cerita Tim FMIPA UI di Desa Gandasoli Sukabumi Saat Kembangkan Pisang Arboretum Musabotanica

Rangkaian kegiatan pengmas yang melibatkan 15 warga desa ini terdiri atas sosialisasi dan edukasi mengenai manfaat bakau, mendorong secara kolektif program perawatan tanaman bakau, serta program ekowisata kreatif yang berbasis pulihnya ekosistem muara sungai.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved