Breaking News:

Berita Jakarta

Rocky Gerung Kembali Bermasalah, Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Lantaran Dugaan Konten SARA

Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Lantaran Dugaan Konten SARA, pengamat politik Rocky Gerung kembali bermasalah.

Editor: dodi hasanuddin
Tribunnews/Chaerul Umam
Rocky Gerung Kembali Bermasalah, Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Lantaran Dugaan Konten SARA. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, SEMANGGI - Rocky Gerung kembali bermasalah, dilaporkan ke Polda Metro Jaya lantaran dugaan konten SARA.

Setelah sempat heboh karena kasus tanah di Sentul City, kini Rocky Gerung kembali diterpa masalah.

Baca juga: Sebut Puan Maharani & Ganjar Pranowo Bodoh, Rocky Gerung Disemprot Politisi PDIP: Bangun, Cuci Muka

Pria kelahiran Manado, 20 Januari 1959 itu dilaporkan ke Polda Metro Jaya.

Rocky Gerung dilaporkan ke polisi lantaran konten Youtube milik pengamat politik itu dianggap mengandung unsur ujaran kebencian dan sebar isu SARA.

Konten Youtube Rocky Gerung dianggap membuat provokasi terhadap Pastor Romo Antonius Benny Susetyo yang juga menjadi Staf khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP),

Pelapor Petrus Selestinus mengatakan bahwa laporan dugaan unsur pidana itu dilayangkan ke SPKT Polda Metro Jaya pada Rabu (1/12/2021).

Baca juga: Dijadwalkan Sidang Besok, Kajari Jakarta Pusat Tak Bisa Pastikan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Hadir

Petrus mengatakan bahwa konten Rocky Gerung dan Hersubeno Arief yang diunggah di Youtube milik Rocky Gerung telah meresahkan masyarakat.

"Jadi tadi kami sudah lapor ke SPKT Polda Metro Jaya tentang dugaan telah terjadi tindak pidana karena terjadi ujaran kebencian dan berita bohong yang timbulkan kegaduhan di tengah masyarakat," ujar Petrus dihubungi Rabu (1/12/2021).

Judul Youtube 'CAMPUR TANGAN URUSAN MUI, ROMO BENNY HARUS MUNDUR ATAU DIPECAT DARI DARI BPIP!' itu dilaporkan dengan Nomor : LP/B/6013/XII/2021/ SPKT/POLDA METRO JAYA.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved