Breaking News:

Pemkot Depok

PTMT Kembali Dibuka, Pemkot Depok Tambah Aturan Baru untuk Cegah Klaster Sekolah

Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono mengatakan, PTMT dibuka kembali setelah selesai dilakukan evaluasi selama dua minggu.

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: murtopo
Tribunnewsdepok.com/Hironimus Rama
Suasana PTMT di SMP Muhammadiyah 2 Depok, Rangkapan Jaya, Pancoran Mas, Depok. 

Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com, Vini Rizki Amelia

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CILODONG - Setelah sebelumnya dihentikan untuk sementara, kini Pemerintah Kota Depok telah kembali membuka pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) yang dimulai pada Selasa, 30 November 2021 atau hari ini.

Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono mengatakan, PTMT dibuka kembali setelah selesai dilakukan evaluasi selama dua minggu.

Sebab, dua minggu merupakan waktu yang dijalani bagi penderita Covid-19 untuk kembali sehat dan memastikan virus Corona yang ada dalam tubuh sudah tak aktif lagi.

Namun demikian, Ketua DPD PKS Kota Depok ini mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan melalui Dinas Pendidikan (Disdik) perihal pelaksanaan PTMT.

Baca juga: Kasus Covid-19 pada klaster PTMT Meningkat, Sekolah Tatap Muka di Pancoran Mas Dihentikan Sementara

Salah satu yang dilakukan adalah dengan menambahkan aturan-aturan pelaksaan PTMT di masing-masing satuan pendidikan yang ada di Kota Belimbing tersebut.

"Kami di Disdik punya aturan-aturan tambahan ketika nanti dimulai lagi PTMT, termasuk di dalamnya orang tua dan murid sudah di vaksin, yang dikhawatirkan kemarin itu orang tua ada yang belum divaksin," paparnya kepada wartawan seusai Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Depok, Cilodong, Kota Depok, Selasa (30/11/2021).

Baca juga: Wali Kota Depok Hentikan PTMT untuk Semua Sekolah Bagi Siswa SD dan SMP di Bawah Usia 12 Tahun

Hingga saat ini, lulusan Teknik Petrokimia Universitas Indonesia ini mengatakan, ada 73 persen warga Kota Depok yang sudah menerima vaksin.

Namun data tersebut diyakini Imam lebih dari pada data yang dimiliki Pemerintah Kota Depok.

"Harusnya sih sudah lebih dari 90 persen, sebab sudah susah yang dicari untuk divaksin. Kalau untuk pelajar sudah 100 persen karena targetnya (100 persen) itu kan di Oktober lalu," akunya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved