Breaking News:

Kabupaten Bogor

Berawal dari Wanprestasi 2 Rumah di Kota Wisata Dieksekusi PN Cibinong, Ini Kronologinya

Sebanyak 2 rumah di Kota Wisata dieksekusi PN Cibinong. Hal ini akibat wanprestasi. Ini kronologinya.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: dodi hasanuddin
TribunnewsDepok.com/Hironimus Rama
Berawal dari Wanprestasi 2 Rumah di Kota Wisata Dieksekusi PN Cibinong, Ini Kronologinya. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, GUNUNG PUTRI - Berawal dari wanprestasi 2 rumah di Kota Wisata dieksekusi PN Cibinong. Ini kronologinya.

Dua unit rumah dan tanah di Cluster Amsterdam, Kota Wisata, Kecamatan Gunung Putri, dieksekusi oleh Pengadilan Negeri (PN) Cibinong pada Selasa (30/11/2021).

Baca juga: DPRD Kabupaten Bogor Sahkan Raperda Tentang Retribusi Perizinan dan Penyertaan Modal Pemerintah

Aset itu disita sebagai pembayaran gugatan wanprestasi  yang dimenangkan oleh Abdul Syukur (Penggugat) melawan  Meridas Eka Yora, dan istrinya Puti Draga Rangkuti (Tergugat) yang juga merupakan  pemilik sekaligus Ketua Yayasan Fajar Hidayah, Kota Wisata, Bogor.

Iman Hanafi, Juru Sita dari Pengadilan Negeri Cibinong, mengatakan eksekusi dilakukan berdasarkan keputusan PN Cibinong  Nomor Perkara  151/Pdt.G/2017.PN Cbi, yang dikeluarkan pada Rabu, 27 September 2017.

Baca juga: Diwarnai Pengerahan Anak-anak, PN Cibinong Akhirnya Eksekusi Rumah di Klaster Amsterdam Kota Wisata

"Berdasarkan keputusan ini maka telah dikeluarkan penetapan No. 36/Pen.Pdt/Lelang.Eks/2017/PN.Cbi. Jo. No. 151/Pdt.G/2017/PN.Cbi tanggal 16 Januari 2020," ujarnya.

Penetapan ini memerintahkan bahwa rumah yang beralamat di kota Wisata Amsterdam I 11 No. 31,32,33, Kel Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor disita dan dilelang di muka umum.

Hasilnya lelang diserahkan guna  membayar pelunasan hutang ke Penggugat (Abdul syukur) sesuai Putusan pengadilan.

Meridas Eka Yora dan istrinya Puti Draga Rangkuti (Tergugat) lalu mengajukan Banding. Putusan banding yang dikeluarkan oleh Pengadilan Tinggi Bandung Nomor Perkara 440/PDT/2018/PT BDG, yang dikeluarkan pada Kamis, 15 Nopember 2018, yg isinya menolak permohonan banding Tergugat.

Tergugat kemudian mengajukan Kasasi. Putusan kasasi yang dikeluarkan Pengadilan Kasasi Nomor Perkara 2145/K/Pdt/2019, yang dikeluarkan pada  Senin, 26 Agustus 2019, juga menolak permohonan kasasi tergugat.

Baca juga: Hadapi Varian Omicron Pemkot Depok Tunggu Arahan Pusat, Kebijakan Prokes Varian Delta Masih Dipakai

Belum puas dengan keputusan Kasasi, pihak Tergugat kemudian mengajukan Peninjauan Kembali.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved