Ganjil Genap Depok

Ketua DPRD Kota Depok Minta Uji Coba Gage Dikaji Menyeluruh dan di Stop Jika Tidak Bermanfaat

Minta uji coba Gage dikaji menyeluruh dan di stop jika tidak bermanfaat. Hal itu disampaikan Ketua DPRD Kota Depok

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: dodi hasanuddin
Warta Kota
Ketua DPRD Kota Depok Minta Uji Coba Gage Dikaji Menyeluruh dan di Stop Jika Tidak Bermanfaat. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIMANGGIS - Ketua DPRD Kota Depok minta uji coba gage dikaji menyeluruh dan di stop jika tidak bermanfaat.

Uji coba penerapan ganjil genap yang berlangsung di Jalan Margonda Raya, turut ditanggapi Ketua DPRD Kota Depok H. Teuku Muhammad Yusufsyah Putra.

Baca juga: Ini Jalur Alternatif untuk Menghindari Ganjil Genap di Jalan Margonda Raya

Pria yang akrab disapa Putra ini mengatakan, nantinya pihak berwenang dalam hal ini pemerintah maupun Satlantas Polres Metro Depok dapat melakukan kajian yang tepat sebelum diberlakukannya ganjil genap.

Hal ini dikatakan Putra agar nantinya kebijakan yang diberlakukan tidak sampai merugikan masyarakat.

Baca juga: Soal Ganjil Genap di Margonda Depok Mohammad Idris Sebut Kewenangan Polda Metro Jaya

Putra pun berharap jika nantinya uji coba dilakukan, harus memastikan berapa lama uji coba dilakukan.

"Evaluasi harus (dilakukan) secara maksimal, artinya jangan sampai uji coba dilakukan seterusnya, misal kalau satu bulan (uji coba dilakukan) tapi tidak ada hasilnya, ya harus di stop," kata Putra saat ditemui wartawan di SD Lentera Insan, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Sabtu (27/11/2021).

Politisi PKS Kota Depok ini pun mengaku mendukung upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalah memberikan solusi terhadap permasalahan kemacetan yang menjadi momok Kota Belimbing ini. 

Baca juga: Ari Fahrial Syam Dekan FKUI 2021-2025, Bikin FKUI Pilihan Terbaik Jadi Dokter di Indonesia

Namun demikian, dirinya berharap bahwa nantinya bisa memberikan manfaat kepada masyarakat khususnya warga Depok.

"Uji coba silakan saja cuma harus ada batasannya dan benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat," tandasnya.

"Terpenting kajiannya harus menyeluruh, artinya jangan sampai tidak memberikan solusi terhadap kemacetan yang terjadi, sehingga harapannya ganji genap benar-benar bisa mengurai kemacetan secara baik," papar Putra.

Saat ditanya apakah kebijakan ganji genap nantinya sudah tepat dalam mengurai atau mengatasi persoalan kemacetan, Putra mengaku hal tersebut boleh saja dilakukan sebagai salah satu bentuk upaya pemerintah.

Sebagai anggota dewan, Putra mengatakan pihaknya tidak bisa melarang pemerintah yang mencoba memberikan solusi kepada masyarakat, utamanya soal kemacetan.

"Tapi pemerintah juga harus cari jalan-jalan alternatif, tolong dikaji jalan-jalan yang bisa mengurai kemacetan, walaupun besar ya biayanya misal untuk pembebasan lahan dan sebagainya," paparnya.

"Seperti underpass Dewi Sartika itu juga kan bagian dari upaya pemerintah dalam mengatasi kemacetan," akunya.

 

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved