#NOP26 Dorong Peningkatan Aktivitas Dengan Bersepeda
Kegiatan ini adalah upaya mendorong penggunaan sepeda sebagai solusi transportasi rendah bahkan nol emisi.
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Greenpeace Indonesia, Bike To Work (B2W) Indonesia, Eco Transport, dan Jakarta International Velodrome bersama dengan ratusan komunitas sepeda menggelar acara gowes malam dan aksi laser bertajuk Kelap-Kelip Jakarta Night Ride #NOP26.
Kegiatan ini adalah upaya mendorong penggunaan sepeda sebagai solusi transportasi rendah bahkan nol emisi.
Solusi yang ternyata tidak didengungkan secara eksplisit dalam deklarasi COP26 mengenai sektor transportasi, yang hanya berbicara soal mengakselerasi transisi menuju kendaraan mobil dan van 100 persen ke nol emisi.
Oleh karena itu, dalam press rilisnya, #NOP26 diadakan untuk mendukung kampanye global yang diprakarsai European Cyclists' Federation (ECF) untuk mengajak para pemimpin dunia berkomitmen meningkatkan tingkat bersepeda untuk mengurangi emisi karbon.
Baca juga: Mobil Innova Oleng dan Tabrak Tebing Tanah di Puncak Bogor
“Kegiatan #NOP26 adalah bagian dari gerakan bersama untuk memperkuat tuntutan publik dalam memprioritaskan bersepeda sebagai salah satu moda transportasi yang menjadi solusi untuk mencapai tujuan ambisi iklim,” ujar Fahmi Saimima, Ketua Umum B2W Indonesia.
Sejumlah penelitian telah memperlihatkan bahwa berkendara secara aktif yakni berjalan kaki dan bersepeda, menghasilkan emisi yang sangat rendah dibandingkan kendaraan berbahan bakar energi fosil.
Penelitian lainnya menyatakan mengganti pemakaian mobil dengan sepeda satu kali dalam sehari, bisa menurunkan siklus hidup CO2 sebesar 67 persen.
Baca juga: Antisipasi Banjir, Petugas Kelurahan Keruk dan Angkut 10 Meter Kubik Lumpur dari Kali Sunter
“Sangat disayangkan bila rencana pengurangan emisi di sektor transportasi justru masih mengandalkan kendaraan roda empat. Hal ini cukup sulit terwujud, bahkan justru menambah masalah dalam hal kemacetan yang sudah sangat pelik di kota-kota besar khususnya,” ujar Muharram Atha Rasyadi, Jurukampanye Urban Greenpeace Indonesia.
Catatan BPS, volume kendaraan mobil penumpang dan sepeda motor terus naik sepanjang 2017-2019, dengan mobil penumpang tercatat sekitar 15,5 juta unit dan sepeda motor 112,7 juta unit (2019).
B2W Indonesia melihat, tren penggunaan sepeda dalam keseharian cukup signifikan. Bukan hanya sebatas untuk penggunaan sekitar rumah, tetapi juga sudah untuk transportasi ke tempat kerja.
Baca juga: Mobil Innova Oleng dan Tabrak Tebing Tanah di Puncak Bogor
Tren ini akhirnya disikapi pemerintah, seperti Pemprov DKI Jakarta dengan menyediakan jalur sepeda dengan target 609,4 kilometer pada 2030, serta lokasi parkir sepeda di sejumlah gedung swasta dan pemerintah.
Namun, sayangnya jalur-jalur sepeda yang ada tidak memberikan rasa aman para pesepeda ketika menggunakannya, karena seringkali harus ‘berbagi ruang’ dengan kendaraan bermotor lainya. Kecelakaan yang dialami para pesepeda pun kerap dialami, bahkan berujung pada kematian.
“Jalur sepeda seharusnya bisa mendapatkan proteksi maksimal dari pemerintah daerah,” ujar Hendro Talenta, Program Director dari Eco Transport.
Baca juga: Persija 0-1 Bali United, Angelo Alessio: Kami Kehabisan Banyak Energi di Laga Melawan Persib Bandung
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Ecotransport.jpg)