Rabu, 22 April 2026

Kabupaten Bogor

Covid-19 Melandai, Ekonomi Kabupaten Bogor Mulai Menggeliat

Data dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Bogor menunjukkan adanya sejumlah indikator perubahan pada 2021

Penulis: Hironimus Rama | Editor: murtopo
Tribunnewsdepok.com/Hironimus Rama
Bupati Bogor Ade Yasin 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com Hironimus Rama

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIBINONG - Pandemi Covid-19 telah meruntuhkan kinerja berbagai sektor pada 2020 lalu, termasuk pemerintahan.

Seiring dengan makin melandainya kasus Covid-19, pelan-pelan ekonomi mulai bangkit lagi.

Data dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Bogor menunjukkan adanya sejumlah indikator perubahan pada 2021 ini, antara lain:

1. Tingkat pengangguran terbuka turun dari 14,29 persen tahun 2020 menjadi 12,22 persen tahun 2021 (turun 2,07 persen).

2. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) naik dari 70,40 poin tahun 2020 naik menjadi 70.48 poin tahun 2021 (naik 0,08 poin).

Baca juga: Ikut Lomba Innovative Government Award 2021, Bupati Bogor Ade Yasin Jabarkan 199 Inovasi Andalannya

3. Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) naik dari -1,77 persen tahun 2020 naik menjadi 3,48 persen tahun 2021 (kenaikan 5,25 persen).

4. PDRB dari 236,15 trilyun rupiah tahun 2020 naik menjadi 245,22 trilyun rupiah tahun 2021(naik 9.07 trilyun rupiah).

5. Proporsi rumah tangga berakses internet naik 8,92 persen.

6. Persentase penduduk di bawah garis kemiskinan triwulan III tahun 2021 naik tidak terlalu tinggi atau dapat ditekan kenaikannya dari 7,69 persen menjadi 7,99 persen.

7. Daya beli masyarakat triwulan III tahun 2021 sedikit menurun atau dapat ditekan penurunannya dari Rp10,317 juta/kap/tahun menjadi Rp10,315 juta/kap/tahun.

Baca juga: Targetkan Pendapat Zakat, Infaq & Sedekah Rp 12 Miliar, Ade Yasin Ajak Masyarakat Bogor Bersedekah

Bupati Bogor Ade Yasin mengungkapkan perubahan ini terjadi karena berbagai inovasi yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Bogor.

"Kita memiliki 199 inovasi untuk menjawab tantangan pandemi Covid-19 sejak tahun lalu," kata Ade, Rabu (24/11/2021).

Berbagai inovasi ini telah berdampak terhadap sosial ekonomi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor.

"Inovasi-inovasi ini mengakibatkan perubahan indikator makro pada sektor kesehatan, ekonomi dan sosial seperti tergambar dalam survei BPS," pungkas Ade.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved